Senin, 21 Desember 2009 20:32 WIB Karanganyar Share :

20 Gapoktan terima dana PUAP

Karanganyar (Espos)–Sebanyak 20 gabungan kelompok tani (Gapoktan) di wilayah Kabupaten Karanganyar menerima kucuran bantuan dana Program Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP) 2009, masing-masing senilai Rp 100 juta.

Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan Bupati Karanganyar Rina Iriani di Pendapa Rumah Dinas Bupati, Senin (21/12).

Pada kesempatan itu, Bupati meminta supaya dana PUAP itu dapat dipergunakan sesuai peruntukannya serta dilaksanakan sesuai aturan. Jika terjadi penyimpangan di lapangan, Bupati menegaskan, pihaknya tidak akan segan-segan menindak tegas kepada pihak yang bersangkutan.

“Saya minta, penggunaannya harus jelas dan tepat sasaran. Yang terpenting juga dilaksanakan sesuai aturan. Kalau menyimpang, saya minta Inspektorat supaya mengurusnya sampai tuntas dan dijatuhi sanksi tegas. Ini untuk shock teraphy, agar tidak main-main dengan uang Negara,” tegasnya.

Karena dana PUAP ini merupakan dana bantuan bergulir, Bupati juga berharap tidak sampai terjadi kemacetan di tataran bawah, terutama ketika sudah tiba waktunya mengembalikan ke pemerintah.

Pada tahun lalu, kata dia, terdapat beberapa Gapoktan dan terlambat mengembalikan dana PUAP itu. Akhirnya, berdampak pula pada terhambatnya perguliran dana bagi Gapoktan lain.

“Tahun lalu ada yang rendet atau seret, saat mengembalikan dana PUAP. Untuk tahun ini, saya minta semuanya bisa lancar dan berjalan tepat waktu,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris Tim Teknis PUAP Kabupaten Karanganyar, Anis Ridho, menyebutkan tahun ini merupakan tahun II pengguliran dana PUAP. Pada tahun lalu, telah digulirkan dana PUAP senilai total Rp 2 miliar untuk 20 Gapoktan.

“Dari ke-20 Gapoktan itu, ada sekitar 3% yang agak seret mengembalikan dana PUAP. Untuk tahun ini, kembali digulirkan senilai total Rp 2 miliar untuk 20 Gapoktan yang berbeda. Pada akhirnya, sasaran penerima PUAP ini adalah semua Gapoktan yang tersebar di 177 desa/kelurahan di Kabupaten Karanganyar,” kata dia.

dsp

LOKER SOLO
Siapa Mau Kerja di Dealer ASTRA, Cek Syaratnya di Sini, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…