Sabtu, 19 Desember 2009 15:49 WIB News Share :

Soal kasus Century, Pansus tak niat jatuhkan Boediono dan Sri Mulyani


Jakarta–
Pansus angket Century menyangkal tuduhan hanya berniat menjatuhkan Wapres Boediono dan Menkeu Sri Mulyani. Pansus bekerja profesional dan objektif.

“Kita objektif saja. Kita tidak ingin menjatuhkan siapa pun, kita tidak ingin,” ujar anggota Pansus Maruarar Sirait.

Maruarar mengatakan itu di sela-sela diskusi tentang bank Century di Wisma Antara, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Sabtu (19/12).

Pansus cuek dengan pernyataan Presiden yang menolak imbauan untuk menonaktifkan sementara Boediono dan Menkeu Sri Mulyani. Pansus tetap bersikukuh menonaktifkan keduanya.

“Ya silakan Presiden yakin dengan yang diyakini. Pansus juga yakin dengan apa yang diyakini,” imbuh dia.

Menurut Maruarar, Pansus akan mengadakan rapat kembali terkait penolakan imbauan menonaktifkan Boediono dan Sri Mulyani. Meski demikian, Pansus akan melihat lebih jauh kerja Boediono dan Sri Mulyani.

“Apakah yang bersangkutan bisa menjalankan keduanya di tengah agenda pansus yang begitu padat dan di tengah tugas negara yang begitu berat? Kita objektif saja,” kata dia.

Maruarar membantah Pansus bekerja ingin menjatuhkan Boediono dan Sri Mulyani. Pansus bekerja profesional dan objektif.

Apalagi, lanjut Maruarar, dari hasil rapat pansus Jumat (18/12/2009) kemarin, PD mendukung penonaktifan keduanya oleh Pansus.

“Kemarin itu dari 9 fraksi semuanya mendukung termasuk PD. Itu rapat 45 menit semalam itu itu aklamasi bulat, tidak ada lonjong-lonjong dan dengan catatan rakyat bisa mendapatkan progress report dari pansus,” jelasnya.

Saat ditanya penonaktifan Boediono dan Sri Mulyani harus melalui proses hukum bukan proses politik, Maruarar berdalih penonaktifan itu hanya berupa imbauan. “Ya kita kan baru imbauan bagaimana memenuhi permintaan rakyat bagaimana kasus ini tidak masuk angin,” demikian Maruarar.

dtc/isw

Lowongan Pekerjaan
OPERATOR CETAK PT Solo Grafika Utama, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…