Sabtu, 19 Desember 2009 00:19 WIB News,Internasional Share :

Presiden
Wapres dan Menkeu tidak perlu nonaktif

Kopenhagen–Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan, Wakil Presiden Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati tidak perlu nonaktif atau mengundurkan diri selama pansus DPR RI untuk Bank Century bekerja.

“Tidak perlu berhenti atau diberhentikan dengan catatan embanan tugas bisa dilaksanakan dengan baik sebagai pejabat negara yang menjalankan pemerintahan maupun dalam konteks pemeriksaan Pansus Bank Century,” kata Presiden dalam keterangan pers di Kopenhagen, Jumat sore (pukul 22:00 WIB).

Kepala Negara mengatakan, sebelum bertemu wartawan, telah menghubungi wapres dan menkeu dan menanyakan apakah mereka berdua sanggup menjalankan tugas pemerintahan walau dimintai keterangan oleh pansus DPR untuk hak angket Bank Century.

“Jawaban pada saya sanggup menjalankan keduanya (pemerintahan dan memenuhi panggilan Pansus-red), dan sanggup menjalankan kegiatan ekstra dalam kondisi ini,” katanya.

Secara pribadi, Presiden juga menilai keduanya tidak perlu nonaktif dari jabatan masing-masing atau bahkan mengundurkan diri karena berdasarkan Pasal 7 UUD 1945 bahwa tidak ada pemberhentian sementara Presiden dan Wakil Presiden.

“Yang ada adalah pasal 7 yang mengatur pengangkatan dan pemberhentian, ada aturannya dan sangat gamblang,” tegasnya.

Sementara untuk penonaktifan atau pemberhentian menkeu, Presiden mengatakan ada aturan yang jelas pada UU nomor 39 tahun 2008 tentang kementerian negara.

“Aturan yang berlaku tentang kementerian negara, seorang menteri diberhentikan sementara dengan status terdakwa yang diancam hukuman 5 tahun dan yang bersangkutan menjalani proses peradilan dengan status terdakwa,” kata Presiden.

Presiden mengatakan, ia menghormati adanya pendapat dari pansus DPR dan percaya pansus bisa bekerja dengan baik demi masyarakat.

Kepada Wapres Boediono dan Menkeu Sri Mulyani, Presiden meminta agar bekerja dengan baik serta kooperatif dengan pansus dari DPR.

“Menghadapi semua ini Wapres dan Menkeu bisa jalankan tugasnya agar pemerintahan dan pasar tidak terganggu,” kata Presiden.

Kepala Negara juga menyatakan dengan hati yang tulus meminta agar pansus DPR bisa menjalankan tugasnya dengan baik sehingga masyarakat dapat mengetahui dengan jelas masalah dalam kasus Bank Century.

Kepada semua pihak, Kepala Negara juga meminta agar mendukung program 100 hari kerja pemerintah sehingga menjadi fondasi bagi pembangunan lima tahun ke depan serta memberikan kesejahteraan pada masyarakat.

“Saya ajak semua pihak hormati UUD 1945 dan UU. Kita hormati aturan main, demokrasi ruhnya kebebasan di satu sisi, rules of law dan rules of game di sisi lain,” tegasnya.

Seusai memberikan keterangan pers, Presiden langsung kembali ke Bella Centre untuk melanjutkan pertemuan dengan para pemimpin dunia di Konferensi Perubahan Iklim.

Kepala Negara dijadwalkan kembali ke tanah air pada Sabtu (19/12) dan tiba di Jakarta, Minggu (20/12) pagi.

Ant/tya

lowongan pekerjaan
Toko Cat Warna Abadi (WAWAWA), informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…