Sabtu, 19 Desember 2009 19:01 WIB News Share :

Lagi, aksi geng motor brutal nyaris lukai dua remaja

Garut– Aksi kebrutalan geng motor di kota Garut dan sekitarnya hingga kini masih berlanjut, meski pihak kepolisian terus-menerus melakukan pelacakan bahkan berulangkali mengusut kasus tersebut.

Kasatserse Polres setempat AKP Oon Suhendar, Sabtu (19/12) menegaskan  kelompok yang diduga anggota salah satu geng motor, kembali berbuat brutal, sehingga dua remaja lain yang mengendarai motor di Jl Pembangunan tepatnya pada jembatan Cikamiri Sukapadang nyaris menjadi korban.

Hendra Egi Hartono, siswa kelas satu SMU bersama temannya Nauval. N yang hendak ke rumah Nauval di Jl. Papandayan, dihadang empat motor di depan SPBU Astana Girang masih pada ruas Jl.  Pembangunan, yang menurut pengakuan Hendra dirinya langsung dipepet keempat motor tersebut sambil meminta berhenti.

Hendra menolak berhenti dan terus memacu kendaraannya, namun terus dikejar, sehingga akhirnya Hendra memasukan kendaraannya ke halaman sebuah toko di pinggir jalan dekat jembatan Cikamiri.

Anggota geng motor mencoba mengejar dirinya masuk ke dalam toko, Hendra dan Nauval sendiri terus masuk ke dalam dan langsung menutup pintu hingga para pengejar tak bisa masuk.

Kecewa buruannya lepas, anggota geng motor tersebut akhirnya membawa motor jenis Mio Soul benopol Z 6026 EB milik Hendra yang disimpan di depan toko, kemudian motor itu dilemparkan ke sungai Cikamiri berjarak hanya beberapa meter dari toko tempat Hendra dan Nauval bersembunyi.

Namun motor tersangkut di saluran air, sungai Cikamiri berkedalaman satu meter lebih, motor itupun sempat dibacok parang berulangkali sebelum membawanya ke dekat sungai Cikamiri.

Hendra mengungkapkan, pengejaran tersebut juga sempat terhenti karena terdapat dua orang menghalau pelaku, penghalau terkesan hendak mengeluarkan senjata dari dalam tasnya, padahal mengeluarkan kamera dan berhasil memotret pelaku.

Foto pelaku langsung diamankan Kasatreskrim AKP Oon Suhendar setelah sebelumnya diperlihatkan kepada korban yang membenarkan foto ini, pelaku yang mengejarnya bahkan motor yang digunakan para pelaku juga berhasil diidentifikasi oleh korban dan petugas kepolisian.

Menurut seorang saksi mata, Agus (47) dirinya sempat melihat dua orang pelaku membawa senjata tajam turun dari motornya kemudian mengejar korban ke dalam toko, setelah tak berhasil kedua pelaku membawa motor korban dan membuangnya ke sungai.

Kasatreskrim mengatakan, pihak kepolisian masih mengidentifikasi para pelaku berdasarkan keterangan dari korban dan data dari lapangan.

ant/isw

lowongan pekerjaan
Juara Karakter Indonesia, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Bersenang-Senang

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (13/11/2017). Esai ini karya Sholahuddin, Manajer Penelitian dan Pengembangan Harian Solopos. Alamat e-mail penulis adalah sholahuddin@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini terjadi perubahan secara radikal pada lanskap ekonomi dan bisnis di Indonesia. Sektor bisnis konvensional…