Sabtu, 19 Desember 2009 19:45 WIB News Share :

Dampak Sri Mulyani dan Boediono mundur, investor bakal kabur


Jakarta-
-Desakan mundur Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket Bank Century terhadap Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Wakil Presiden Boediono dinilai bisa membuat investor asing kabur. Campur tangan politik pada kedua posisi penting dalam perekonomian itu yang membuat investor enggan masuk.

Menurut Kepala Ekonom Bank Mandiri Mirza Adityaswara, pasar keuangan selalu memantau stabilitas fiskal dan kondisi moneter yang ditentukan oleh Departemen Keuangan dan Bank Indonesia. Apapun hal yang terjadi pada kedua institusi tersebut, akan mempengaruhi keputusan investor.

“Kasus Century dipantau terus oleh pasar keuangan. Jadi, sebaiknya kita semua harus hati hati mengeluarkan pernyataan bahwa saksi-saksi kasus Century harus non aktif,” katanya, Sabtu (19/12).

Ia menambahkan, sebaiknya pemerintah bisa mengambil langka dengan bijak terkait dengan desakan dari DPR. Alangkah baiknya, jika kasus tersebut diselesaikan secara jalur hukum tanpa memberhentikan saksi-saksi dari tugasnya sekarang ini.

“Jangan sampai Indonesia menjadi seperti Thailand yang mana investornya sudah capek dengan krisis politik yang terjadi terus-terusan sehingga mulai ditinggalkan investor asing,”imbuhnya.

Jika hal itu sampai terjadi, maka pemerintah dan perusahaan dalam negeri akan sulit mencari tambahan pembiayaan.

Sebelumnya, Pansus Century mengimbau agar Boediono dan Sri Mulyani nonaktif terlebih dulu dari jabatannya agar bisa dilakukan pemeriksaan. Namun, Presiden SBY dengan tegas menolak hal tersebut.

dtc/isw

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…