Rabu, 16 Desember 2009 09:45 WIB Haji,Boyolali Share :

Hari ini, seluruh jemaah haji tinggalkan Mekah


Boyolali (Espos)–
Rabu (16/12) hari ini seluruh jemaah haji dari Embarkasi Adisoemarmo Solo telah meninggalkan Mekah. Sebagian jemaah haji menuju ke Madinah untuk melanjutkan proses ibadah, dan sebagian langsung menuju Tanah Air.

Hal itu disampaikan salah satu pejabat Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Adisoemarmo Solo, Ahmad Su’aidi, saat menghubungi Espos, Selasa, (15/12) malam.

Lebih lanjut ia menerangkan sejak pemulangan jemaah haji Kloter 25-37, kadang ada jemaah haji titipan yang pulang lebih awal. Hal ini karena jemaah haji tersebut terkena sakit dan diperkirakan akan mengkhawatirkan kondisi kesehatannya jika dipaksakan melanjutkan perjalanan.

Salah satunya jemaah haji asal Semarang, Hadi Baroto, 76. “Jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 84 ini seharusnya baru pulang ke Tanah Air pada 26 Desember. Tapi karena sakit, jemaah haji tersebut pulang bersama jemaah haji dari Kloter 37, Selasa,” ungkapnya.

Sementara itu, berdasarkan informasi dari kantor Humas PPIH, kedatangan jemaah haji asal Blora dan Semarang yang tergabung dalam Kloter 37, terlambat 6 jam 5 menit. Berdasarkan jadwal, sedianya Kloter 37 sampai di Bandara Adisoemarmo Solo pada pukul 00.15 WIB, tapi baru tiba pukul 06.20 WIB.

Tak jauh beda, kedatangan Kloter 38 yang membawa jemaah haji asal Semarang juga mengalami keterlambatan satu setengah jam. Berdasarkan jadwal, seharusnya datang pukul 13.15 WIB, tapi baru tiba di bandara pukul 14.45 WIB.

“Sementara Kloter 39 yang membawa jemaah haji asal Kendal yang seharusnya tiba pukul 19.00, diperkirakan terlambat hingga dua jam,” terang salah satu pejabat Humas PPIH Debarkasi Adisoemarmo Solo, HM Henikam NZ, saat ditemui Espos di ruang Humas PPIH, Selasa (15/12).

Berdasarkan data terakhir hingga Selasa pukul 15.00 WIB, kata Henikam, jumlah jemaah haji yang telah pulang ke Tanah Air sebanyak 14.360 orang. Sedangkan jemaah haji yang wafat sebanyak 51 orang. Jemaah haji yang terakhir wafat yakni Yoso Miharjo Busri, 75, asal Dusun Gruneng, RT 07/RW I, Jatirejo, Semarang.

“Yoso tergabung dalam Kloter 28. Meninggal di Jedah akibat gangguan sistem

ewt

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…