Rabu, 16 Desember 2009 21:37 WIB Solo Share :

Harga sembako melejit, Dewan minta Pemkab gelar OP


Solo (Espos)–
Kalangan anggota Dewan meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Solo melakukan operasi pasar (OP). OP diperlukan karena lonjakan harga sebagian kebutuhan pokok, seperti beras dan gula dirasakan memberatkan warga tidak mampu.

Sekretaris Komisi III DPRD Solo, Umar Hasyim menegaskan Pemkot perlu berkoordinasi dengan instansi terkait untuk pelaksanaan OP tersebut. Kenaikan harga beras dan gula, dirasakan oleh sebagian masyarakat, terutama golongan ekonomi menengah ke bawah.

Untuk mengantisipasi agar harga tidak terus melambung, Umar menegaskan Pemkot harus turun tangan. Tak hanya melakukan pemantauan harga barang-barang kebutuhan pokok, tetapi juga sekaligus melakukan upaya pengendalian harga. Yaitu dengan menggelar operasi pasar.

“Saya didatangi warga yang mengeluhkan kenaikan harga kebutuhan pokok, beras dan gula. Mereka menyebutkan kenaikan harga beras dan gula melebihi kenaikan ketika menjelang Lebaran,” terang Umar ketika ditemui Espos, di Gedung Dewan, Rabu (16/12).

Warga yang mengeluh tersebut, lanjut Umar, menyebutkan bahwa kenaikan harga gula, sejak beberapa hari terakhir mencapai sekitar Rp 15.000 per kuintal. Lonjakan harga yang begitu tinggi, menyebabkan daya beli masyarakat, terutama golongan ekonomi menengah ke bawah turun.

iik

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…