Selasa, 15 Desember 2009 23:28 WIB Karanganyar Share :

Kerugian kebakaran Pasar Jungke capai Rp 105 juta


Karanganyar (Espos)–
Kebakaran yang menghanguskan enam kios dan dua gudang di dalam Pasar Jungke Karanganyar kota, Senin (14/12) malam, mengakibatkan pedagang menderita kerugian hingga Rp 105 juta.

Pemkab Karanganyar sendiri akan memberi bantuan stimulan kepada para pedagang untuk pendirian kios baru. Dana bantuan itu akan diambilkan dari pos penanganan bencana.

“Karena kejadian itu merupakan bencana, tentu akan kami bantu semampunya dari sumber dana penanganan bencana Kabupaten Karanganyar. Bantuan ini bersifat stimulan untuk membantu pedagang membangun kios mereka kembali,” terang Bupati Karanganyar, Rina Iriani, saat ditemui Espos di kantornya, Selasa (15/12).

Dari pendataan yang dilakukan Disperindagkop dan UMKM Karanganyar, deretan kios yang hangus terbakar itu merupakan kios berdikari atau kios yang didirikan secara mandiri oleh pedagang. Karena itu, bantuan yang diberikan sifatnya untuk membantu meringankan biaya pembangunan kembali kios tersebut. “Kalau untuk isi dagangan, tidak ada penggantinya. Kami hanya mampu membantu pendirian kios. Itu pun sifatnya hanya stimulan,” ujarnya.

Kepala Disperindagkop dan UMKM, Sundoro, menyebutkan total bangunan yang hangus terbakar pada malam itu yakni sebanyak enam kios yang rata-rata untuk usaha dagang Sembako, serta dua gudang yang dalam kondisi kosong.

“Setelah kami cek ke lapangan, yang terbakar adalah enam kios, bukan los, serta dua gudang yang dalam kondisi kosong. Kerugian yang dialami pedagang, totalnya mencapai Rp 105 juta,” kata dia.

Pada kesempatan itu, pihaknya mengimbau para pedagang Pasar Jungke pada khususnya dan pedagang pasar pada umumnya agar selalu hati-hati dan rutin mengecek instalasi listrik di lingkungan mereka. Dengan pemeriksaan secara berkala, atau membetulkan posisi kabel yang semrawut, dirasa cukup manjur untuk mengantisipasi terjadinya korsleting.

“Kalau ada yang rusak, segera diperbaiki. Kalau kabelnya semrawut tak karuan, supaya dirapikan dan ditata sedemikian rupa agar tidak terjadi korsleting. Kalau sudah korsleting, bisa jadi akan mengakibatkan kebakaran seperti di Pasar Jungke ini, yang sudah dua kali ini terjadi,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, Pasar Jungke, Karanganyar kota, Senin (14/12) malam, terbakar. Sebanyak enam kios dan dua gudang di dalam pasar induk Kabupaten Karanganyar itu hangus terbakar. Diduga, api berasal dari hubungan pendek arus listrik di salah satu kios. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Kebakaran pasar itu diketahui oleh warga sekitar pada pukul 23.30 WIB dan berhasil dipadamkan selang satu jam kemudian oleh Tim Satuan Pelaksana Penanggulangan Bencana (Satlak PB) Kabupaten Karanganyar, dengan bantuan warga sekitar dan lima unit mobil pemadam kebakaran.

dsp

lowongan pekerjaan
PT. JATIM BROMO STEEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…