Senin, 14 Desember 2009 13:15 WIB News Share :

Rapat perdana Pansus Bank Century tegang

Jakarta--Rapat perdana Pansus Bank Century berlangsung tegang hingga diwarnai aksi pengusiran, Senin (14/12). Saat rapat baru dimulai, anggota Pansus dari Partai Demokrat (PD) Ruhut Sitompul memprotes keberadaan Chairuman Harahap. Chairuman pun akhirnya keluar dari ruang rapat.

Protes Ruhut itu berawal dari jumlah anggota Pansus dari Golkar yang menjadi 7 orang. Padahal seharusnya, jumlah anggota Pansus dari Golkar sebanyak 6 orang.

“Interupsi pimpinan, perwakilan Golkar di pansus kan ada 6. Tapi kenapa di ruangan ini ada 7?” ujar Ruhut pada pimpinan sidang, Mahfud Siddiq, saat rapat di Gedung DPR, Senayan, Jakarta (14/12).

Menaggapi hal itu pimpinan pansus Bank Century, Idrus Marham, menjelaskan memang ada pergantian anggota pansus dari Golkar. Idrus pun meminta Melkias Markus Mekeng, yang menjadi ‘anggota ke-7’ pansus dari Partai Golkar untuk keluar.

Namun Melkias protes. Menurutnya, dialah yang berhak berada dalam rapat tersebut.

“Maaf saudara pimpinan saya mengacu pada surat fraksi. Itu (keanggotaan pansus) sudah kembali kepada saya,” ujar Melkias.

Akhirnya, ketua Fraksi Golkar di Pansus, Ade Komaruddin, angkat bicara. Menurut Ade, saat itu Melchias keluar kota sehingga digantikan Chairuman Harahap. Akan tetapi karena Melkias sudah kembali, maka Chairuman yang seharusnya keluar ruangan rapat.

“Kalau begitu dengan hormat, kami meminta saudara Chairuman untuk meninggalkan ruangan ini,” ujar Ade.

Kali ini tanpa protes, anggota ke-7 pansus Century dari Partai Golkar ini pun meninggalkan ruang rapat.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
Fila Djaya Plasindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…