Senin, 14 Desember 2009 13:02 WIB News Share :

Obama terharu patung kecilnya dipajang di Taman Menteng


Jakarta-
-Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama terharu sekaligus gembira mendengar patung masa kecilnya dipasang di Taman Menteng.

“Dia sangat terharu dengan patung itu. Saya pikir kalau Obama ke Indonesia pasti dia mau mampir ke sana,” kata Ketua Yayasan Friends of Obama, Ron Muller, Senin (14/12). Yayasan ini berperan besar dalam pembangunan patung tersebut.

Muller mengaku mendapat SMS dari adik tiri Obama, Maya Soetoro, tentang perasaan Obama saat mendengar patung orang nomor satu di AS ini dipajang di Taman Menteng.

“To Ron Dalton, Again Thank you so much. What a truly lovely thing you’ve done. Barack was touched to hear of it. Maya Soetoro,” demikian SMS Maya Soetoro kepada Muller.

Muller kecewa dengan adanya penolakan sebagian publik terhadap patung tersebut. Padahal, mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla saja pernah memuji patung yang terbuat dari perunggu itu.

“Pak JK pernah ngomong pribadi ke saya. Menurutnya ini bukan kebanggaan buat anak-anak, tapi oleh guru, sekolah, sistem sekolah di Indonesia,” beber pria keturunan Indonesia ini.

Jusuf Kalla, imbuh Muller, bahkan berkelakar, “Seorang Amerika yang sekolah di Indonesia saja bisa jadi presiden. Belum tentu orang Indonesia sekolah di Amerika bisa jadi presiden juga.”

Dia yakin, masyarakat Indonesia mayoritas bangga dengan terpilihnya Obama sebagai Presiden AS. “99 Persen orang Indonesia menurut saya sangat bangga orang yang pernah tinggal di Indonesia masuk White House,” ucap Muller.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
PT. Monang' Sianipar Abadi ( MSA KARGO ), informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Bersenang-Senang

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (13/11/2017). Esai ini karya Sholahuddin, Manajer Penelitian dan Pengembangan Harian Solopos. Alamat e-mail penulis adalah sholahuddin@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini terjadi perubahan secara radikal pada lanskap ekonomi dan bisnis di Indonesia. Sektor bisnis konvensional…