Senin, 14 Desember 2009 14:30 WIB News Share :

Candi kuno ditemukan di kompleks UII Yogyakarta


Yogyakarta–
Situs candi kuno ditemukan di kompleks Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta. Batu candi itu ditemukan pekerja bangunan saat menggali fondasi untuk pembangunan gedung perpustakaan.

Batu candi lengkap dengan ornamen itu ditemukan di salah satu lubang galian fondasi pada hari Jumat 11 Desember 2009. Oleh pimpinan proyek penemuan itu kemudian dilaporkan kepada pengurus Badan Wakaf UII.

“Pengurus Badan Wakaf kemudian melaporkan kepada Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Yogyakarta,” kata Humas UII Yuli Ardiansyah kepada wartawan di kampus Jl Kaliurang KM 14,5, Sleman, Senin (14/12).

Yuli mengatakan penemuan itu terletak di sebelah timur gedung Perpustakaan lama atau di sebelah selatan Masjid Ulil Albab/Auditorium UII. Tempat itu rencananya akan didirikan gedung perpustakaan baru. Namun saat dilakukan penggalian fondasi di lubang paling selatan sisi timur, ditemukan batuan candi di kedalaman 2,5 meter.

Menurut Yuli, Ketua Pokja BP3 Yogyakarta, Indung Panca Putra bersama timnya pada hari Sabtu 12 Desember sudah mengecek langsung di lokasi. Mereka langsung melakukan penelitian terhadap temuan itu.

“Untuk saat ini pihak badan wakaf dan pimpinan proyek sepakat untuk menghentikan sementara proyek pembangunan sambil menunggu hasil penelitian tim BP3 DIY,” katanya.

Sementara itu berdasarkan pemantauan detikcom di lokasi sudah tidak ada aktivitas pembangunan proyek. Pembuatan fondasi yang sudah ada sebanyak 12 lubang dengan ukuran 4 meter persegi itu juga sudah dihentikan. Tidak ada pekerja proyek yang bekerja. Pimpinan proyek bersama tiga orang satpam hanya mengawasi di sekitar lokasi.

Lokasi penemuan candi saat ini menjadi tontotan mahasiswa UII di sela-sela kegiatan kuliah. Beberapa orang warga sekitar juga masih diperbolehkan melihat candi yang baru ditemukan itu. Dari atas lubang juga terlihat struktur bangunan candi lengkap dengan ornamennya memanjang ke arah utara-selatan.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
Toko Cat Warna Abadi (WAWAWA), informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…