Senin, 14 Desember 2009 18:50 WIB News Share :

BPK bantah telah bocorkan rekaman rapat Century

Jakarta--Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengakui mempunyai salinan rekaman rapat KSSK tentang bailout Bank Century. Salinan rekaman tersebut tersimpan secara rapi dan tidak ada kemungkinan untuk bocor ke pihak mana pun.

“Kami tidak pernah membocorkan rekaman itu,” tegas Anggota BPK Hasan Bisri, di Kantor BPK, Jakarta, Senin (14/12).

Menurutnya salinan rekaman rapat yang memicu kontroversi dugaan adanya hubungan antara Menkeu Sri Mulyani dengan Robert Tantular (komisaris Bank Century) saat ini disimpan secara aman. “Ada di ketua tim kami,” sambungnya.

Lebih lanjut Hasan mengungkapkan, belakangan pihaknya juga mengetahui bahwa sebenarnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga mempunyai salinan rekaman rapat tersebut. Pihak KPK pun tidak membantah memilikinya dan mengaku mendapatkannya secara langsung dari Menkeu Sri Mulyani.

“Saya tanya ke Pak Tumpak (plt. Ketua KPK) dari mana rekaman itu, dijawab dari Bu Menkeu,” ungkapnya.

Ihwal rekaman rapat tersebut menjadi kontroversial terkait penyebutan nama ‘Robert’ oleh Sri Mulyani. Berdasarkan itu anggota FPG Bambang Soesatyo menduga bahwa Menkeu tengah berbincang dengan Robert Tantular dalam rapat yang berlangsung pada November 2008 dini hari.

Pemutaran rekaman rapat membuktikan Robert Tantular tidak hadir dalam rapat KSSK itu. Meski demikian Bambang masih bersikeras dengan dugaannya dengan alasan informasi yang dia peroleh berasal dari sumber yang sangat dapat dipercaya.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
PT. Astra International Tbk-isuzu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Darmanto Jatman Bercerita Jawa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (15/01/2018). Esai ini karya Bandung Mawardi, seorang kritikus sastra. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Rumah dalam pemahaman peradaban Jawa adalah ruang hidup untuk menjadikan manusia ada dan berada. Pemahaman itu menunjukkan konstruksi…