Senin, 14 Desember 2009 17:49 WIB Wonogiri Share :

43 Warga Wonogiri transmigrasi ke Bengkulu


Wonogiri (Espos)-
-Sebanyak 15 keluarga terdiri atas 43 jiwa dari lima kecamatan di Kabupaten Wonogiri, Senin (14/12), diberangkatkan sebagai transmigran swakarsa mandiri ke daerah tujuan Desa Pal VII Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu.
Keberangkatan mereka menyusul 10 keluarga lainnya yang telah berangkat pada Senin (9/11) lalu ke Desa Sungai Sepeti, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat.

Informasi yang diperoleh Espos, tahun 2009 ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri mendapatkan kuota untuk memberangkatkan 25 keluarga dalam program transmigrasi swakarsa mandiri (TSM) dan 10 keluarga sebagai peserta program transmigrasi umum (TU).

Dengan pemberangkatan 15 keluarga kemarin, seluruh peserta program TSM pada tahun ini telah diberangkatkan semua. Sedangkan 10 keluarga program TU saat ini akan diberangkatkan ke Kabupaten Bukat, Sulawesi Tengah, namun masih menunggu surat pemberitahuan dari pemerintah pusat.

Diungkapkan Kepala Bidang Transmigrasi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Wonogiri, Mardjito, ke-15 keluarga yang berangkat kemarin terdiri atas satu keluarga (tiga jiwa) asal Desa Lemahbang, Kecamatan Kismantoro, satu keluarga (tiga jiwa) asal Desa Soca, Kecamatan Slogohimo, satu keluarga (empat jiwa) asal Desa Mlokomanis Wetan, Kecamatan Ngadirojo, 11 keluarga (27 jiwa) asal Desa Panekan, Ngadirejo, dan Eromoko, Kecamatan Eromoko, dan satu keluarga (lima jiwa) asal Desa Pokoh, Wonoboyo, Kecamatan Wonogiri.

“Dalam TSM ini, setiap keluarga mendapatkan dua hektare tanah untuk perkebunan, uang saku Rp 433.000/keluarga, jaminan hidup Rp 1,7 juta, serta bantuan alat-alat pertanian,” jelas Mardjito, saat ditemui seusai acara pemberangkatan di kantor Transmigrasi Disnakertrans, kemarin.

shs

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…