Minggu, 13 Desember 2009 22:51 WIB News Share :

Tak datang, Amien kirim anaknya Mumtaz Rais ke Bali

Denpasar–Deklarasi pencalonan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Hatta Rajasa di Bali malam ini terasa istimewa. Selain didukung 17 DPW dari wilayah Indonesia Timur, putra Amien Rais, Mumtaz Rais juga ikut menghadiri acara deklarasi Hatta. Apakah ini bentuk dukungan Amien kepada Hatta?

Dari pantauan, Minggu (13/12) malam di Hotel Kartika Plaza, Bali terlihat sedikit berbeda dari segi dekorasi. Jika di Batam spanduk deklarasi Hatta hanya bergambar dirinya saja, namun kali ini posisinya sejajar dan dipasang bersamaaan dengan foto Amien.

Susunan acara yang biasanya memberi sambutan secara bergiliran, kali ini dibuat seperti acara seminar. Tokoh-tokoh PAN duduk di podium, mulai dari Hatta, Zulkifli Hasan, Patrialis Akbar, Asman Abnur, Taufik Kurniawan serta Mumtaz.

Keberadaan Mumtaz di podium juga terasa unik karena dia satu-satunya kader PAN yang baru dan dihargai layaknya para seniornya yang sudah menjadi menteri dan elit partai.

Menurut calon ketua umum PAN, Hatta, Mumtaz adalah kader muda PAN potensial. Karena itu tokoh-tokoh seperti ini harus didukung dan diberi ruang termasuk ketika dirinya dipercaya memimpin PAN 5 tahun ke depan.

“Terima kasih atas kehadiran Mumtaz Ahmad Rais, Saudara kita kader muda PAN. Beliau ini kalau dilihat dari perawakan dan gelagatnya sama seperti Pak Amien Rais,” puji Hatta kepada Mumtaz.

“Kalau seandainya saya ada umur panjang, saya ingin melihat sejarah Mumtaz Rais jadi tokoh nasional menggantikan bapaknya,” lanjut Hatta.

Menurut Ketua Panitia Cyril Raul Hakim, kehadiran 17 DPW se-wilayah Indonesia Timur dan 200 lebih DPD merupakan bukti keinginan kader memilih Hatta sebagai ketua umum. Ia berharap Hatta bersedia dicalonkan sebagai ketua umum dan dimenangkan secara aklamasi.

“Bang Hatta adalah kader terbaik, kami mempersiapkan acara ini hanya dua hari, tetapi alhamdullilah 17 DPW seluruh Indonesia timur dari wilayah Kalimantan, Bali, Sulawesi dan Papua mau hadir dan siap mendukung Bang Hatta secara aklamasi,” jelasnya.

Para tokoh tersebut memberikan sambutan dan dukungan kepada Hatta agar didukung secara aklamasi. Sambutan itu disampaikan mulai dari Asman, Taufik, Patrialis, serta Zulkifli. Acara kemudian ditutup dengan acara deklarasi dari perwakilan DPW serta gong sambutan dari Hatta yang menyatakan kesediaannya.
dtc/tya

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…