Minggu, 13 Desember 2009 17:09 WIB News Share :

Rekaman Sri Mulyani-'Robert' versi Depkeu

Jakarta–Hasil pemutaran video dan rekaman rapat pra pengambilalihan Bank Century pada tanggal 20-21 November 2008 di Departemen Keuangan tidak terlihat Robert Tantular. Sangkaan yang disampaikan oleh anggota Pansus Bank Century Bambang Soesatyo tidak terbukti.

Sekretaris Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) Raden Pardede mengatakan kronologis rapat  tersebut yaitu dimulai pukul 00.15 WIB dan berakhir  pukul 04.30 WIB dini hari.

Raden menjelaskan, penyebutan kata Robert oleh Sri Mulyani terjadi di akhir-akhir rapat terbuka yang waktu itu kurang lebih dihadiri oleh 30-35 orang yang berlangsung kurang lebih 4 jam, sebelum dilanjutkan dengan rapat tertutup pengambil keputusan.

Penyebutan kata Robert oleh Sri Mulyani, itu terkait menyambung pernyataan Dirut Bank Mandiri Agus Martowardjojo. Berikut ini kronologi rekaman di akhir-akhir rapat seperti dibeberkan dalam jumpa pers Sri Mulyani di Depkeu, Lapangan Banteng, Jakarta, Minggu (13/12):

Marsilam Simanjuntak (Ketua UKP3R): Pasal 37 itu nggak mempersoalkan dampak sistemik, atau tidak dampak sistemik itu pokoknya ada kesulitan pembayaran, ada segala macam.

Siti Fadjrijah (Deputi Gubernur BI Bidang Pengawasan Perbankan): Karena kita menyatakan itu sistemik bawalah ke KSSK.

Agus Martowardjojo: Tapi saya rasa ya, yang dananya besar ada special deal mungkin dia kuasai pemilik. Jadi kalau seandainya yang 2 M mau diselamatkan diselamatkan. Yang di atas 2 M dimasukin ke ruangan minta jumlah itu untuk ditanggung sama Robert Tantular. Nanti Robert Tantular pasti nyanyi bahwa nggak yang ini sebetulnya pemilik, ini sebetulnya pemilik nanti mungkin  bisa diatasi, mungkin ya? Tapi betul-betul harus bisa keras dan proses hukumnya juga harus cepat gitu, karena pilihannya nggak banyak dan ..ee tetapi ada yang betul-betul gadis jujur kita berani bayarin juga dia gitu, karena dia memang nggak sengaja gitu.

Sri Mulyani (Menteri Keuangan): Ya udah rapat tertutup  sekarang kita……ya Robert….

Marsilam Simanjuntak: Saya kira Ibu rapat tertutup saja, dengan catatan bahwa kesimpulan ini..apalagi pasalnya adalah keadaan krisis yang kita hadapi sekarang….. Nah inilah setiap problem bank yang terangkat….supaya  siap-siap aja, saya kira itu. Kalau nggak gitu kita gak usah keluar dari….

Sri Mulyani: Sebenarnya rapat tertutup ada di kamar itu.

Marsilam Simanjuntak: Iya, kalau gitu kita nggak usah keluar ya, yang mau rapat tertutup yang pindah……hanya 4-5 orang kan, bisa nggak?
dtc/tya

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…