Sabtu, 12 Desember 2009 23:58 WIB Boyolali Share :

Soal Pasar Kota Boyolali, Dewan minta Pemkab atur jatah kios/los

Boyolali (Espos)–DPRD Kabupaten Boyolali meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat melalui dinas terkait, cermat dalam pengaturan dan penataan pedagang yang akan menempati Pasar Kota Boyolali.

Hal itu untuk menghindari perebutan kios/los antarpedagang, khususnya karena kios yang tersedia di lantai satu lebih sedikit dibanding jumlah pedagang pemilik kios.

Hal tersebut dikemukakan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Boyolali yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Advokasi Paguyuban Pedagang Pasar Boyolali (P3B), Thontowi Jauhari, ketika ditemui wartawan di Gedung Dewan setempat, Sabtu (12/12).

Untuk menghilangkan anggapan pedagang tersebut, Thontowi menyarankan Pemkab juga melakukan berbagai pendekatan agar pedagang bersedia menempati jatah kiosnya di lantai dua.

Sehingga ke depan, tidak aka nada pedagang yang nekat berjualan di lokasi yang tidak diperbolehkan. Namun demikian, Thontowi menambahkan dinas terkait juga harus berupaya mendorong agar kondisi pasar di lantai dua bisa menarik pembeli untuk berbelanja.

sry

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…