Sabtu, 12 Desember 2009 11:07 WIB Ekonomi Share :

Selesaikan SCP butuh nvestasi tambahan Rp 200 miliar

Solo (Espos)–Investor memerlukan nilai investasi hingga Rp 200 miliar untuk menyelesaikan pembangunan Solo Center Point (SCP) tahap II, yang ditarget kelar Juli 2011.

Hal ini disampaikan Direktur PT Duta Mitra Propertindo, Susanto, di sela-sela penandatanganan memorandum of understanding (MoU) dengan PT Wijaya Karya (Wika), Jumat (11/12).

Susanto menyampaikan, pembangunan SCP tahap I sudah selesai,  yakni 17 unit ruko bisnis. Ruko bisnis ini dilengkapi dengan fasilitas city walk sepanjang 20 meter, terdiri dari empat lantaui dengan dua akses pintu masuk.

Komisaris Utama PT Duta Mitra Propertindo, Lukminto, sebagai pemegang saham SCP saat ini, mengaku optimis pembangunan SCP bisa selesai Juli 2011. Ia menilai perkembangan properti termasuk apartemen dan kondotel di Solo masih memiliki pasar dan prospek yang cukup bagus.

“Menurut saya properti adalah bentuk investasi yang tidak akan hilang. Jadi, prospeknya masih sangat bagus,” tutur Lukminto.

Terkait pembangunan SCP tahap II, Susanto menambahkan, yang menjadi fokus adalah pembangunan tower yang total terdiri dari 20 lantai. Dan luas total mencapai 40.000 meter persegi. Selain bangunan utama yakni pembangunan unit apartemen dan kondotel, SCP juga sudah menggandeng sejumlah tenant untuk mengisi fasilitas pendukung di SCP. Di antaranya, supermarket yang akan diisi oleh PT Superindo.

“Direncanakan pula, restoran Toni Jack juga akan melengkapi fasilitas di SCP. Terakhir, kami baru melakukan penjajakan dengan Toni Jack,” tambah Susanto. Fasilitas berupa medical center pun akan disediakan, termasuk dengan apotek yang siap buka 24 jam. “Saat ini pun kami sedang nego dengan salah satu maskapai penerbangan yang rencananya akan buka kantor di SCP.”

haw

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…