Sabtu, 12 Desember 2009 13:03 WIB News,Ekonomi Share :

Pemerintah siapkan Rp 350 miliar untuk pelestarian hutan


Jakarta–
Pemerintah sediakan dana dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2010 senilai Rp 350 miliar untuk pelestarian hutan.

Hal ini disampaikan Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan seusai Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional di JIExpo, Sabtu (12/12). Menurut Zulkifli, dana tersebut akan diberikan kepada daerah-daerah yang mampu menjaga hutan di daerahnya masing-masing.

“Iya, ada dana dalam APBN dengan total Rp 350 miliar untuk daerah yang bagus dalam pengelolaan hutan. Ini sebagai reward,” ujar Zulkifli.

Mengenai kriteria bagus dalam pengelolaan hutan, Zulkifli menjelaskan kriterianya adalah turunnya angka illegal logging dan kebakaran hutan. “Kriterianya illegal logging turun, deforestrasi trun, kebakaran hutan sedikit,” ujar Zulkifli.

Pembagian ini, jelas Zulkifli, berdasarkan luas hutan yang terdapat di daerah tersebut. Jika suatu daerah memiliki hutan yang luas maka daerah tersebut akan mendapat reward yang besar. Begitupun sebaliknya.

“Yang dinilai itu tergantung luas, kalau luas dapatnya besar, kalau kecil maka dapatnya juga kecil. Yang jelas totalnya Rp 350 miliar,” jelas Zulkifli.

Mengenai hukuman (punishment ) terhadap daerah yang tidak mampu menjaga hutannya, Zulkifli menyatakan bahwa daerah itu tidak akan mendapat dana alokasi tersebut. Selain itu, daerahnya akan dikenakan hukuman sesuai dengan Undang-Undang Lingkungan Hidup.

“Kalau daerah itu tidak menjaga hutan, ya tidak dapat reward dong. Masalah pengrusakkannya akan ditindaklanjuti berdasarkan perundangan yang ada,” jelas Zulkifli.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…