Sabtu, 12 Desember 2009 16:38 WIB Ah Tenane Share :

Patung sapi

12ahtenaneJon koplo yang sekarang tinggal di Boyolali belum lama ini punya gawe menyunatkan adiknya, Tom Gembus.

Teman-teman kuliahnya dulu yang tinggal di sekitar Boyolali ia hubungi lewat HP untuk datang. Salah satu teman yang tak terlupakan untuk diundang adalah Lady Cempluk, sir-siran-nya waktu kuliah dulu.
Cempluk yang diam-diam juga naksir Koplo pun menyambutnya dengan berbunga-bunga. Maka ketika hari-H Lady Cempluk berangkat dari Solo menuju Kota Boyolali.
Tetapi karena ia belum tahu rumah Jon Koplo, ia pun ngirim SMS, ”Mas, nanti aku ditunjukin jalan menuju rumahmu ya, sekarang aku dalam perjalanan naik taksi. Ini baru sampai Kartasura,” begitu bunyi SMS Cempluk.

Begitu gembiranya Koplo mengetahui Cempluk akan datang, ia langsung pamer kepada adiknya.
”Iki Mbus, calon mbakyumu arep teka,” kata koplo gembira sambil menunjukkan pesan dari Cempluk.
Koplo pun membalas SMS dengan menggoda, ”Jangan kuatir, nanti kalau sudah masuk wilayah Boyolali, sebut saja namaku tiga kali, pasti ketemu,” begitu bunyinya.
Ketika Cempluk melihat tulisan Boyolali, ia pun benar-benar menyebut nama Koplo tiga kali, ”Jon Koplo… Jon Koplo… Jon Koplo…” begitu bisiknya. Tapi Jon Koplo tidak muncul juga. Maka Cempluk kirim SMS lagi, ”Mas, sudah kusebut namamu tiga kali tapi yang muncul kok malah patung sapi?”
Dan kebetulan yang menerima SMS itu Tom Gembus karena Koplo sedang ke kamar mandi. Karuan saja Gembus ngguyu ngakak.

”Mbus, ana apa kok ngguyu?” tanya Koplo dan ibunya.
”Ini lho Bu, SMS dari Mbak Cempluk. Mbak Cempluk nyebut nama Mas Koplo tiga kali tapi yang muncul malah patung sapi…!” jelas Gembus.
Koplo langsung merebut HP-nya, membacanya, namun bingung bagaimana membalasnya.

Oleh : Kiriman Imam Wicaksono, Galiran Rt 01/Rw 07, Baleadhi, Sukolilo, Pati.

lowongan pekerjaan
induktorindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…