Sabtu, 12 Desember 2009 16:50 WIB News Share :

Boediono akui Robert datang di ruang lain saat rapat KSSK

Jakarta–Wakil Presiden Boediono menegaskan mantan pemilik Bank Century Robert Tantular tidak hadir di ruang rapat Komite Stabilitas Sektor Keuangan (KSSK) di Gedung Depkeu. Robert berada di ruangan lain saat rapat sedang berlangsung.

“Memang Robert Tantular pada malam itu ada di bagian lain, tidak pada ruang rapat,” kata Boediono dalam jumpa pers di Kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Sabtu (12/12).

Menurut Boediono, Robert Tantular memang didatangkan ke Depkeu pada 20-21 November 2008 itu. Hal tersebut untuk mengantisipasi bila ada keputusan-keputusan rapat yang memerlukan tanggungjawab Robert secara cepat.

“Ini prosedur yang normal bagi penanganan bank, supaya orang ini tidak pergi ke mana-mana. Jadi mereka ada di situ, tapi tidak sama sekali di ruang rapat dan tidak ada komunikasi dengan mereka,” kata Boediono.

Dan akhirnya, lanjut Boediono, setelah rapat KSSK itu, Menkeu mencekal pihak-pihak Bank Century, termasuk Robert Tantular.

Mantan Sekretaris KSSK Raden Pardede yang mendampingi Boediono mengatakan, rapat saat itu dilakukan di lantai 3. Sementara Robert ditempatkan di Ruang Mezanin yang berada di lantai 2.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…