Jumat, 11 Desember 2009 16:55 WIB Boyolali Share :

Beredar video mesum, Dewan desak Disdikpora intensifkan operasi pelajar


Boyolali (Espos)–
Kasus beredarnya video tidak senonoh yang diduga dilakukan oleh pelajar di salah satu sekolah menengah atas (SMA) swasta di Kabupaten Boyolali ikut mendapat sorotan dari DPRD setempat.

Kalangan Dewan mendesak Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Boyolali intensif melaksanakan operasi atau razia, khususnya untuk menekan tingginya kasus kenakalan remaja di wilayah itu.

Demikian dikemukakan Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Boyolali, Moh Basuni ketika ditemui wartawan di Gedung Dewan setempat, Jumat (11/12).

“Kami menilai penting untuk dilakukan operasi atau razia terhadap pelajar secara intensif. Dalam hal ini, Disdikpora harus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, seperti kepolisian, Satpol PP, atau Pemkab, bahkan DPRD pun siap untuk dilibatkan,” tegas Basuni.

Basuni mengakui, selain memiliki banyak dampak positif, kemajuan teknologi di sisi lain juga dapat berdampak negatif terharap perkembangan kepribadian dan jati diri remaja. Untuk itu, Basuni menilai pengawasan terhadap remaja perlu ditingkatkan.

Senada dikemukakan Bupati Boyolali, Sri Moeljanto. Menurut Bupati, saat ini banyak pemuda dan anak cenderung melakukan tindakan negatif akibat perkembangan teknologi.

sry

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…