Jumat, 11 Desember 2009 16:51 WIB Sport Share :

Adyaksa Dault optimistis prestasi Indonesia meningkat

Jakarta–Mantan Menpora Adhyaksa Dault merasa optimis kontingen Indonesia dapat memperbaiki prestasi di ajang SEA Games XXV Laos dengan melihat pencapaian yang diraih pada tiga hari pertama.

Hingga Jumat (11/12) petang pukul 16.00 WIB, kontingen Indonesia sudah mengumpulkan sebanyak delapan medali emas yakni dua dari balap sepeda, dan masing-masing tiga dari karate dan angkat besi.

Dengan raihan itu Indonesia sementara menempati peringkat keempat, terus bersaing ketat dengan Thailand dan Vietnam yang sama-sama mengantongi delapan emas. Sementara Singapura masih memimpin di peringkat teratas.

“Saya optimistis Indonesia bisa memperbaiki prestasinya dan diharapkan pada hari-hari berikut perolehan medali bisa terus bertambah. Kalau Singapura saya kira pada awalnya saja dia bisa mendominasi,” ujar Adhyaksa Dault ketika dihubungi di Jakarta, Jumat.

Lebih jauh Adhyaksa merasa gembira bahwa beberapa atlet yang selama ini dibina dalam Program Atlet Andalan (PAL) bisa menyumbangkan medali meski ia juga tak membantah jika ada di antara atlet tersebut memang ada yang merupakan langganan peraih emas sejak era sebelumnya.

“Itu membuktikan bahwa Program Atlet Andalan tidaklah sia-sia. Dari awal saya sudah katakan kita akan bisa melihat atlet mana yang akan mendapat medali di SEA Games Laos ini,” ujarnya.

Terkait dengan itu Adhyaksa berharap untuk menyongsong SEA Games tahun 2011 yang dituanrumahi Indonesia hendaknya program tersebut dilanjutkan.

“Memang ada saatnya pemerintah bersikap “tut wuri handayani”. Tapi jangan lupa pemerintah juga harus bisa melakukan “ing ngarso sing tulodo”, artinya pemerintah harus memberikan contoh lebih dulu,” paparnya.

Adhyaksa menambahkan bahwa Program Atlet Andalan dibuat adalah khusus untuk membidik peraihan medali emas yang dikehendaki dari multi event seperti SEA Games, sebab pembinaan bukan berada di tangan KONI melainkan di induk-induk organisasi cabang olahraga.     

“Terus terang kita bangga dengan apa yang telah kita buat dengan PAL. Meski demikian pada saat kontingen Merah Putih sedang berlaga di multi event maka kita semuanya harus bahu-membahu mendukung secara moril,” demikian Adhyaksa Dault.
Ant/tya

LOWONGAN PEKERJAAN
PT. SEMBADA AGUNG PRATAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…