Jumat, 11 Desember 2009 21:34 WIB Karanganyar Share :

2 TKI tewas di Malaysia, jenazah dipulangkan Selasa

Karanganyar (Espos)--Jenazah dua orang tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Mojogedang, Karanganyar, yang tewas di Malaysia, diperkirakan akan dipulangkan ke kampung halamannya pada Selasa (15/12) mendatang.

Berdasarkan informasi yang diterima pihak keluarga korban, saat ini jenazah kedua TKI itu yakni Arisanto, 24, dan Jumadi, 22, keduanya warga Dusun Gunungkusan RT 1/RW XIV, Desa Gebyog, Kecamatan Mojogedang, sedang diautopsi untuk mencari kepastian penyebab kematian mereka.

“Kami baru saja dapat kabar dari salah satu teman kerja korban, kalau jenazah mereka masih diautopsi. Informasinya, jenazah Arisanto dan Jumadi, akan dipulangkan Selasa mendatang. Tapi ini juga baru rencana, dan mudah-mudahan memang benar,” kata Bibit Suwanto, salah satu kerabat korban, saat dihubungi Espos di Mojogedang, Jumat (11/12).

Pihak keluarga berharap, rencana dipulangkannya jenazah Arisanto dan Jumadi itu benar-benar terlaksana pada Selasa itu. Sebab, hingga kini orangtua dan anggota keluarga korban terus diliputi kecemasan dan menanti kepastian kepulangan jenazah.

Bibit menegaskan, pihak keluarga juga meminta pihak-pihak terkait untuk ikut bertanggung jawab atas kematian kedua TKI tersebut. Hak-hak yang diterima TKI selama bekerja, seperti upah dan sebagainya, juga diminta untuk dibayarkan penuh.

Sementara itu, Kasi Penyediaan dan Penempatan Tenaga Kerja Dinsosnakertrans Karanganyar, Suripto, mengaku akan meminta kejelasan terlebih dahulu kepada pihak keluarga dan pihak terkait tentang masalah kematian TKI asal Mojogedang ini. Termasuk juga pengecekan dokumen pemberangkatan TKI.

Sebelumnya, dua orang tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Mojogedang, Karanganyar, dikabarkan tewas di Malaysia. Mereka adalah Arisanto, 24, dan Jumadi, 22, keduanya warga Dusun Gunungkusan RT 1/RW XIV, Desa Gebyog, Kecamatan Mojogedang.

dsp

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…