Kamis, 10 Desember 2009 16:00 WIB Internasional Share :

Terima Nobel perdamaian, Obama akan jelaskan visi kepemimpinan AS


Washington-
-Presiden AS Barack Obama akan menerima penghargaan Nobel Perdamaian di Oslo pada hari Kamis (10/12) waktu setempat.

Dalam pidatonya nanti, Obama diharapkan akan menjabarkan visi kepemimpinan Amerika dan menekankan bagaimana semua negara punya tanggung jawab untuk menciptakan perdamaian.

Banyak yang terkejut saat komite Nobel bulan lalu mengumumkan Obama sebagai nominator penerima penghargaan bergengsi itu. Menurut komite Nobel, Obama pantas menerima penghargaan itu atas upaya-upayanya meningkatkan diplomasi internasional.

“Saya pikir jika kita realistis, ini agak dini tapi tidak masalah, saya tahu Obama orang yang sangat mampu,” kata Dalai Lama mengenai Obama yang menerima Nobel Peace Prize seperti dilansir Sky News, Kamis (10/12).

Obama sendiri menurut juru bicara Gedung Putih, Robert Gibbs, sadar kalau dirinya tidak bisa disamakan dengan Nelson Mandela dan Mother Teresa, peraih Nobel sebelum-belumnya.

Namun menurut para pendukung Obama, dia telah berbuat banyak untuk memperbaiki imej global AS setelah bertahun-tahun kepemimpinan George Bush. Salah satunya dengan keputusan Obama untuk menjadikan isu perubahan iklim sebagai prioritas dan berkomitmen untuk mengurangi persenjataan nuklir AS dan Rusia.

Larry Cox dari Amnesty International USA mengatakan, Obama layak dipuji atas keputusannya menutup penjara militer Guantanamo Bay di Kuba, menghentikan program penahanan rahasia CIA dan pendekatannya pada dunia muslim.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
Toko Cat Warna Abadi (WAWAWA), informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Bersenang-Senang

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (13/11/2017). Esai ini karya Sholahuddin, Manajer Penelitian dan Pengembangan Harian Solopos. Alamat e-mail penulis adalah sholahuddin@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini terjadi perubahan secara radikal pada lanskap ekonomi dan bisnis di Indonesia. Sektor bisnis konvensional…