Kamis, 10 Desember 2009 22:45 WIB Boyolali Share :

Pasca peresmian Pasar Kota Boyolali, Pemkab dan P3B sepakat percepat boyongan

Boyolali (Espos)--Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali dan para pedagang Pasar Kota Boyolali yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Pasar Boyolali (P3B) sepakat mempercepat boyongan atau pemindahan para pedagang dari pasar darurat ke Pasar Kota Boyolali yang telah diresmikan.

Namun terkait waktu pelaksanaan pemindahan tersebut hingga Kamis (10/12), belum ditentukan dan masih akan dibahas lebih lanjut. Hal tersebut dikemukakan Sekretaris P3B, Much Ichsanudin ketika dikonfirmasi Espos, Kamis (10/12).

“Antara P3B dan Pemkab sudah ada kesepakatan untuk mempercepat boyongan pedagang Pasar Kota Boyolali dari pasar darurat. Namun kapan pelaksanaannya, sampai saat ini masih belum ditentukan tanggalnya,” ungkap Ichsanudin.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pengelolaan Pasar (Disperindagsar) Kabupaten Boyolali, Nur Suhartinah juga mengemukakan hal senada.

“Untuk pelaksanaan pemindahan para pedagang Pasar Kota Boyolali dari pasar darurat hingga saat ini masih kami bahas dengan para pedagang. Tapi kami juga berharap bisa secepatnya untuk dilakukan,” ungkap Nur.

Saat ditanya tentang persiapan dari para pedagang, Ichsanudin menyatakan saat ini mereka telah mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan untuk keperluan pemindahan tersebut. Termasuk rencana ke depan tentang penataan dan penempatan pedagang di Pasar Kota Boyolali nantinya.

sry

Lowongan Pekerjaan
Kepala Sekolah KB & TKIT Alhikam Delanggu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…