Kamis, 10 Desember 2009 11:26 WIB News Share :

Ayah banting bayi hingga tewas di Bali

Denpasar--Kekerasan orang tua kepada anaknya kembali terulang. Seorang bayi berusia empat bulan, Ni Luh Sriani, dibanting tiga kali ke lantai oleh ayahnya hingga tak bernyawa.

Kejadian tragis ini terjadi di Desa Antiga, Manggis, Karangasem, Bali, Selasa (8/12). Pelakunya adalah ayah kandung korban, Komang Jati (21).

Kapolsek Manggis AKP Gede Mustika menjelaskan kejadian kekerasan terhadap bayi ini terjadi pada pagi hari pukul 7.30 Wita. Saat itu, tersangka tengah tertidur pulas bersama anaknya. Sedangkan, istrinya Ni Wayan Sari tengah mencari rumput.

Saat tertidur, tersangka dibangunkan jeritan anaknya. Ia pun berusaha menenangkan bayi malang ini. Namun, tangisan bayi tak terhenti. Tersangka berubah menjadi emosi.

Ia membanting tubuh mungil anaknya ke teras rumah. Namun, tangisan bayi ini kian bertambah keras. Tersangka semakin kalap dengan membanting kembali anaknya dua kali ke lantai. Tak hanya tangisnya yang terhenti, namun bayi ini pun meregang nyawa.

Saat itu, kakek korban yang berada tak jauh dari kejadian itu, tak kuasa menahan emosi tersangka. Setelah cucunya meninggal, Sudarma langsung melaporkan kejadian itu ke polisi.

“Saya tak mampu menenangkan dia,” kata kakek korban, Nyoman Sudarma.

Akibat dibanting, tubuh bayi mengalami lebam di punggung serta luka lecet di kepala. Anehnya, tersangka dalam pemeriksaan di polisi mengakui membunuh anaknya dengan sadar.

“Saya membanting anak karena terus menangis. Saya ingin membunuhnya. Tapi kini saya menyesal,” kata Jati tertunduk lesu.

Tersangka kini tengah menjalani pemeriksaan di Polsek Manggis. Ia pun mendekam di ruang tahanan. “Kita juga melakukan pemeriksaan kejiwaan tersangka karena mencurigai ada kelainan pada dirinya,” kata Mustika.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
Juara Karakter Indonesia, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Bersenang-Senang

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (13/11/2017). Esai ini karya Sholahuddin, Manajer Penelitian dan Pengembangan Harian Solopos. Alamat e-mail penulis adalah sholahuddin@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini terjadi perubahan secara radikal pada lanskap ekonomi dan bisnis di Indonesia. Sektor bisnis konvensional…