Kamis, 10 Desember 2009 18:03 WIB Boyolali Share :

Angin puting beliung terjang Andong


Boyolali (Espos)–
Angin puting beliung melanda Dukuh Banyuurip Desa Munggur Kecamatan Andong, Rabu (9/12) sore sekitar pukul 15.30 WIB. Akibat peristiwa itu, genteng-genteng rumah warga beterbangan dan banyak pohon jagung yang rusak.

Salah satu warga RT 13/RW III Dukuh Banyuurip, Windarto, 39 mengatakan waktu itu hujan turun agak deras dengan disertai angin yang kencang.

“Saya tidak berani keluar rumah karena begitu membuka pintu angin sangat kencang. Kami pun memutuskan tetap berada di dalam. Begitu angin reda, kondisinya berantakan, genteng banyak yang beterbangan begitu juga seng dan wuwung,” kata Windarto saat ditemui Espos di rumahnya, Kamis (10/12).

Pernyataan tidak senada disampaikan warga RT 12/RW III, Tugimin, 58. Ayah enam anak itu menyatakan, begitu mengetahui hujan deras dan angin kencang, dirinya langsung keluar rumah dan tidak berani di dalam rumah.

“Saya sengaja berada di luar rumah begitu tahu ada hujan yang disertai angin kencang. Sebab, khawatir ada pohon yang roboh,” ucapnya

Tugimin menuturkan, pohon jati di dekat rumahnya roboh dan menimpa sebagian rumah bagian belakangnya. Salah satu anagk Tugimin, Riyanto, 18 menuturkan, pohon jati yang menimpa rumah orangtuanya menyebabkab banyak genteng yang rusak.

Meski banyak kerusakan di rumahnya, Windarto mengaku sangat bersyukur karena tidak ada korban jiwa. Bapak dua anak itu mengemukakan kerugian yang dideritanya sekitar Rp 2 juta.

nad

LOKER SOLO
Siapa Mau Kerja di Dealer ASTRA, Cek Syaratnya di Sini, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…