Rabu, 9 Desember 2009 15:34 WIB Haji,Boyolali Share :

Jemaah haji DIY meninggal dalam pesawat

Boyolali (Espos)–Untuk kali pertama, jemaah haji dari Embarkasi Adisoemarmo Solo meninggal ketika masih dalam perjalanan pulang di dalam pesawat.

Jemaah yang bernama Muhammad Hadi Harsono, 64, jemaah haji Kloter 19 asal Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tersebut menghembuskan nafas terakhirnya ketika pesawat masih terbang dan baru tiba di Pangkal Pinang Medan, Rabu (9/12) sekitar pukul 06.10 WIB.

Begitu pesawat tiba di Bandara Adisoemarmo Solo, jenasah Harsono langsung diangkut ambulan dan disemayamkan di tanah kelahirannya Gaten, Condongcatur, Depok, Sleman, DIY.

Menurut keterangan Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI), Dewi Kartika, kesehatan Harsono kerap mengalami sesak napas sejak menjalani rangkaian ibadah haji di Tanah Suci Mekah. Meski demikian, Harsono mampu menjalani semua rangkaian ibadah haji itu dengan sempurna. “Nah menjelang perjalanan pulang itu, beliau mengeluh sesak napas. Namun, tak seberapa lama sudah kembali sehat seperti biasa lagi,” ujarnya ketika ditemui wartawan di Asrama Haji Donohudan (AHD), Rabu (9/12).

Pesawat Garuda yang mengangkut jemaah haji Kloter 19 mulai lepas landas menuju tanah air pada Selasa (8/12) sekitar 17.00 waktu setempat. Dalam perjalanan pulang itu, kata Dewi, tak ada permasalahan yang cukup berarti di dalam pesawat termasuk Harsono. Namun, begitu tiba di Pangkal Pinang Medan, Harsono mulai kembali mengeluh sesak napas. “Lima belas menit sebelum meninggal, beliau sempat ke kamar kecil. Dan setelah itu dia meninggal,” tambahnya.
asa

lowongan pekerjaan
Toko Cat Warna Abadi (WAWAWA), informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…