Rabu, 9 Desember 2009 15:25 WIB News Share :

Korupsi APBD, Mantan Bupati Aceh Tenggara divonis 4 tahun penjara

Jakarta--Mantan Bupati Aceh Tenggara Armen Desky divonis 4 tahun penjara dan denda sebesar Rp 200 juta, subsider empat bulan penjara. Ia terbukti telah melakukan korupsi dana korupsi APBD sebesar Rp 21,2 miliar.

“Mengadili dan menyatakan terdakwa Armen Desky terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi, secara bersama-sama dan berlanjut seperti diatur dalam pasal 2 ayat 1 UU Pemberantasan Korupsi,” ujar ketua majelis hakim Gusrizal di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Rabu (9/12).

Selain menjatuhkan hukuman pidana dan denda, hakim juga membebankan Armen untuk membayar uang pengganti Rp 2,355 miliar yang dikorting dengan uang yang sudah dikembalikan ke KPK sebesar Rp 200 juta. Sehingga kewajiban Armen tinggal membayar Rp 2,155 miliar subsidair satu tahun penjara.

Menurut hakim, Armen terbukti bersalah melakukan korupsi dengan menyalahgunakan kewenangannya selaku Bupati Aceh Tenggara untuk mengeluarkan uang yang berasal dari APBD tahun 2000 sampai 2006 sebesar Rp 21,2 miliar dengan mekanisme kasbon.

Uang tersebut ternyata tidak digunakan sebagaimana mestinya dan tidak bisa dipertanggungjawabkan, termasuk yang dinikmati Armen sendiri.

Terhadap vonis itu, Armen meminta waktu 7 hari untuk menetapkan langkah hukum selanjutnya. “Majelis yang mulia kami akan minta waktu tujuh hari untuk pikir-pikir bersama kuasa hukum dan keluarga,” ucapnya saat dimintai pendapat hakim.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
Fila Djaya Plasindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Bersenang-Senang

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (13/11/2017). Esai ini karya Sholahuddin, Manajer Penelitian dan Pengembangan Harian Solopos. Alamat e-mail penulis adalah sholahuddin@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini terjadi perubahan secara radikal pada lanskap ekonomi dan bisnis di Indonesia. Sektor bisnis konvensional…