Rabu, 9 Desember 2009 14:41 WIB News,Kesehatan Share :

Kendalikan DM dengan mengatur kadar gula lewat makanan

Diabetes mellitus (DM) memang tidak bisa disembuhkan, tapi bukan berarti para penderita harus menyerah begitu saja, karena penyakit ini bisa dikendalikan.

Para ahli sepakat, pengendalian gula darah pada penderita diabetes harus dilakukan dengan bantuan obat-obatan, perbaikan gaya hidup dan diet yang tepat. Sayangnya, tidak semua penderita DM betah mengkonsumsi obat seumur hidupnya. Menyiasatinya, mereka kerap mengkombinasikan obat dengan herbal dan makanan yang dipercaya ampuh mengendalikan gula darah.

“Mencoba ramuan herbal sebagai pengobatan alternatif¬† sebenarnya tidak dilarang, tapi tetap saja tidak boleh sembarangan. Sesuaikan pengobatan dengan kondisi gula darah, jangan sampai obat alternatif justru menyebabkan komplikasi,” saran dr Grendi Faneri Yonarko MKes.,SpPD, ahli penyakit dalam RS Panti Waluyo. Jadi, katanya lagi, ada baiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum memutuskan memakai ramuan herbal.

Terlepas dari obat-obatan alternatif, cara terampuh untuk mengendalikan gula darah sesungguhnya adalah dengan mengatur menu makan harian. Masalahnya, memilih bahan makanan yang tepat untuk penderita DM bukan hal mudah. Tak jarang hal ini justru membuat bingung.

American Diabetes Association, seperti dikutip dalam situs resminya merilis sejumlah makanan yang diklaim baik dikonsumsi penderita DM, dan wajib tercantum dalam menu diet.

Makanan wajib itu antara lain jenis polong-polongan yang mengandung banyak serat, sayur berdaun hijau tua seperti bayam, buah-buahan seperti aneka jeruk dan anggur, ikan salmon, aneka buah berry seperti blueberry, strawberry, serta susu rendah lemak dan yoghurt.

Bukan hanya masuk kategori aman dikonsumsi, makanan-makanan itu dianggap juga mampu membantu menurunkan kadar gula dalam darah lantaran kandungan yang dimilikinya. Satu hal yang penting dalam mengatur menu harian penderita DM adalah konsumsi makanan berkarbohidrat.

Atur secara tepat konsumsi makanan yang banyak mengandung karbohidrat,  seperti nasi. Beberapa ahli menyarankan para penderita untuk mengkonsumsi makanan berkarbohidrat kompleks seperti oatmeal. Sejumlah golongan sayur, seperti labu, kentang dan jagung juga mengandung karbohidrat.

Meminimalisasi asupan karbohidrat, bukan berarti penderita harus menghindari makanan-makanan ini. Cukup atur konsumsinya sesuai dengan kebutuhan dan aktivitas harian, Lebih dianjurkan lagi bila penderita diabetes memilih makanan yang mengandung cukup karbohidrat sekaligus serat. 

Tak cukup hanya memperhatikan jenis makanan, jadwal makan pun juga perlu diatur. Penderita diabetes disarankan untuk makan teratur lima kali sehari meliputi tiga kali makan besar dan dua kali camilan. “Diet dengan meniadakan makan malam atau makan siang sebaiknya dihindari. Hal itu justru membuat kadar gula darah tidak stabil, berbahaya bagi penderita diabetes,” ungkap Grendi.
ewy

lowongan pekerjaan
SOCIAL KITCHEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Bersenang-Senang

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (13/11/2017). Esai ini karya Sholahuddin, Manajer Penelitian dan Pengembangan Harian Solopos. Alamat e-mail penulis adalah sholahuddin@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini terjadi perubahan secara radikal pada lanskap ekonomi dan bisnis di Indonesia. Sektor bisnis konvensional…