Rabu, 9 Desember 2009 11:40 WIB News Share :

Jatuh dari Metro Mini hingga meninggal dunia usai orasi warnai aksi Hari Antikorupsi


Jakarta–
Massa Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (GNPK) berkabung saat memperingati Hari Antikorupsi Sedunia. Ketua GNPK Pemalang Jateng,  Andi Faralay (31) meninggal dunia setelah orasi. Massa pun bubar untuk melayat.

“Ayo rekan-rekan kita melayat Saudara Andi di rumah sakit Bunda Mulia!” teriak seorang pengunjuk rasa dari GNPK, Basari, melalui pengeras suara di Bundaran HI, Jakarta, Rabu (9/12).

Andi tiba-tiba pingsan saat orasi. Ia sempat dibawa ke RS tapi nyawanya tidak tertolong lagi. Rekan-rekannya yang ikut bersamanya pun kini pergi melayat jenazah di RS.

Dengan tertib sekitar pukul 10.30 WIB, massa yang berjumlah 100-an orang dan memakai kaos putih-putih itu pun membubarkan diri. Mereka lalu menaiki mobil kopaja dan pick-up yang membawa mereka.

“Dia kecapekan, karena sejak kemarin melakukan rapat soal antikorupsi,” tambah Basari sambil bergegas ke mobil.

Selain massa GNPK sejumlah elemen lainnya juga berunjuk rasa di Bundaran HI termasuk massa pendukung SBY. Tidak tampak ketegangan dalam demo yang terdiri dari berbagai kelompok ini.

Sementara nasib sial dialami oleh 3 demonstran yang baru saja bubar dari KPK. Gara-gara berdiri  di atas Metro Mini, 3 orang tersebut jatuh saat kendaraan mulai melaju.

Berdasarkan pantauan di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Rabu (9/12) demonstran tersebut jatuh setelah mobil belok menuju jalur cepat.

Tidak ada luka serius yang dialami para pendemo yang menuntut pengusutan tuntas kasus Century tersebut. Mereka langsung naik ke dalam Metro Mini setelah ditolong oleh petugas kepolisian.

Saat ini, aksi demonstrasi masih terus berlanjut di KPK. Setelah massa dari Amanat Rakyat, kini massa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) datang di depan Gedung KPK.

isw

lowongan pekerjaan
Fila Djaya Plasindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…