Rabu, 9 Desember 2009 11:29 WIB News Share :

Hujan es dan angin kencang di Magelang, 54 rumah rusak


Magelang–
Hujan es disertai dengan angin kencang melanda Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Rabu (9/12) dini hari. Akibat kejadian itu, sedikitnya 54 rumah warga mengalami rusak berat dan ringan.

Wilayah yang diterpa hujan es itu antara lain Desa Ngluwar, Desa Sumokaton, Desa Pakunden, Desa Mblongkeng, Desa Karang Talun dan Desa Jamus. Tiga rumah di Desa Ngluwar rusak parah sehingga nyaris ambruk.

Panut, warga Desa Ngluwar,  mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.45 WIB, Rabu (9/12). Saat dia bersama anak dan istrinya sedang membuat sari kelapa di dapur, tiba-tiba turun hujan lebat.

Panut mengaku kaget karena suara air hujan yang jatuh di atap rumahnya terdengar berbeda dari biasanya. Kali ini suaranya jauh lebih keras. Saat panut menengok keluar, dia menemukan beberapa butiran es sebesar biji jagung. Saat Panut masih terheran-heran, tiba-tiba angin dingin bertiup sangat kencang.

“Sampai-sampai pohon kelapa di depan rumah ambruk dan menimpa bagian depan rumah saya. Untung tidak ada orang di situ,” ungkap Panut.

Hingga pukul 09.00 WIB, sisa-sisa amukan alam itu masih terlihat. Puluhan rumah rusak dan sejumlah pohon patah atau tumbang. Listrik dan jaringan telepon juga putus. Warga tampak bergotong royong membersihkan rumah maupun menyingkirkan batang-batang pohong yang melintang di jalanan.

Camat Ngluwar, Karya Humanita, mengatakan pihaknya masih mendata kerusakan akibat hujan es dan angin kencang tersebut. Untuk sementara tercatat 54 rumah warga rusak.

“Tapi jumlahnya mungkin saja bertambah,” ujarnya.

dtc/isw

Kolom

GAGASAN
Kids Zaman Now Membaca Media Cetak?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (12/2/2018) dan Harian Bisnis Indonesia edisi Sabtu (10/2/2018). Esai ini karya Lahyanto Nadie, pengampu Manajemen Media Massa di Kwik Kian Gie School of Business dan pengurus Yayasan Lembaga Pers dr. Soetomo Jakarta. Solopos.com,…