Rabu, 9 Desember 2009 14:23 WIB Internasional Share :

Gara-gara telah berhubungan seks sebelum menikah, ayah bunuh putrinya

Amman--Seorang ayah sampai hati membunuh putri kandungnya. Pria Yordania itu menembak mati anak gadisnya karena menduga dia telah berhubungan seks sebelum menikah.

Oleh pengadilan Yordania, pria tersebut dijatuhi hukuman 15 tahun kerja paksa. Pria berumur 60-an tahun itu dinyatakan bersalah atas pembunuhan putrinya karena telah berhubungan seks dengan suaminya sebelum pernikahan mereka pada tahun 2007.

“Pria yang berusia 60-an tahun tersebut tahu bahwa putrinya, 25 tahun, terlibat affair dengan seorang pria, dan memutuskan untuk mengizinkan dia menikahi pria itu,” kata seorang pejabat pengadilan seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (9/12).

“Namun setelah pernikahan, dia menembaknya beberapa kali. Dia lebih dulu memastikan dia (korban) telah tewas sebelum menyerahkan diri ke polisi dan mengakui kejahatan itu,” imbuhnya.

Di Yordania, tindakan pembunuhan bisa dikenai hukuman mati. Namun dalam kasus-kasus yang disebut pembunuhan demi “kehormatan”, pengadilan kadang kala meringankan hukuman, apalagi jika keluarga korban meminta keringanan.

Atas dalih menjaga kehormatan keluarga, antara 15 dan 20 wanita dibunuh setiap tahunnya di Yordania. Padahal pemerintah Yordania telah berupaya untuk memerangi kejahatan seperti itu.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…