Rabu, 9 Desember 2009 18:26 WIB Sukoharjo Share :

Antisipasi angin ribut, puluhan pohon di Sukoharjo ditebang


Sukoharjo (Espos)-
-Balai Pelaksana Teknis Bina Marga Provinsi Jawa Tengah (Jateng) intensif melakukan penebangan puluhan pohon yang ada di pinggiran jalan provinsi untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam angin ribut.

Berdasar pantauan, penebangan pohon tidak dilakukan mulai dari batang bawah melainkan hanya sebagian dahan serta ranting pohon. Menurut jadwal, penebangan pohon Rabu (9/12) dilakukan di sepanjang jalan provinsi yang ada di Sukoharjo hingga Nguter. Penebangan pohon di daerah itu dimulai sejak Selasa (8/12) hingga selesai. Sebelumnya, penebangan pohon dilakukan di Sukoharjo hingga Watukelir mulai Jumat (4/12) hingga Sabtu (5/12).

Mandor Balai Pelaksana Teknis Bina Marga Provinsi Jateng, Wagimin menjelaskan, penebangan pohon adalah kegiatan berkala yang dilakukan pihaknya. “Di dinas kami biasanya tiap tiga bulan sekali ada laporan mengenai kondisi pohon yang ada di pinggiran jalan. Untuk pohon yang sudah mati, langsung kami tebang seluruhnya. Sementara untuk pohon yang masih hidup tidak kami apa-apakan kecuali ada batang yang mengganggu jalan,” ujarnya ketika dijumpai wartawan di sela-sela kegiatannya memantau proses penebangan pohon, Rabu.

Wagimin menambahkan, sebanyak 20 batang pohon ditebang di sepanjang Sukoharjo hingga Watukelir beberapa waktu lalu.  “Dari total 20 pohon yang kami tebang, 12 di antaranya pohonnya dalam kondisi mati. Sedang tiga pohon yang ada di Weru meski masih hidup tetap kami tebang atas permintaan Polsek setempat akibat kejadian dua orang polisi tewas,” ujarnya.

Disinggung mengenai latar belakang pemotongan pohon, Wagimin menjawab untuk mengantisipasi datangnya bencana angin ribut.

aps

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…