Rabu, 9 Desember 2009 14:55 WIB News Share :

3.000 Polisi dipecat dari jabatannya

Jakarta–Mabes Polri terus melakukan perbaikan institusinya, bahkan 10 tahun pasca reformasi telah ada sekitar 3.000 polisi yang dipecat. Untuk itu Polri pun berharap kerjasama dari masyarakat agar upaya perbaikan polri dapat terus dilakukan.

“Awasi polisi di manapun. Jangan kompromi dengan polisi yang brengsek,” ujar Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Nanan Soekarna di lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (9/12).

Menurut Nanan, untuk merubah mindset anggota polri, tidak cukup dilakukan oleh institusi polri namun juga butuh bantuan masyarakat. Selain itu Nanan menegaskan agar mereka yang berminat jadi anggota polri namun tidak mau melayani masyarakat diminta tidak usah bergabung.

“Kalau mereka mau jadi polisi tetapi tidak mau jadi pelayan masyarakat jangan jadi polisi,” tegas jenderal bitang dua tersebut.

Sementara itu terkait temua Komnas HAM bahwa polisi banyak melakukan pelanggaran HAM, Nanan mengatakan hal itu terjadi karena polisi paling sering bersentuhan dengan masyarakat. Untuk itu, ujar Nanan, Polisi memfokuskan untuk memperbaiki diri.

“Kita concern untuk tindak tegas mereka yang melanggar HAM, kode etik dan tindak pidana,” tandas mantan Kapolda Sumut tersebut.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…