Selasa, 8 Desember 2009 17:17 WIB Solo Share :

Walikota
Pusat belanja di Terminal Tirtonadi khusus oleh-oleh dan handycraft


Solo (Espos)-
-Pusat belanja yang rencananya dibangun di lantai dua Terminal Tirtonadi hanya menyediakan oleh-oleh dan handycraft khusus bagi para penumpang dan pengantar.

Hal tersebut disampaikan Walikota Solo, Joko Widodo (Jokowi) menanggapi protes sejumlah masyarakat yang menilai pembangunan pusat belanja di lokasi tersebut tidak tepat lantaran mengancam pasar tradisional di sekitarnya.

Menurut Jokowi, dalam desain awal pembangunan Terminal Titonadi, pembangunan pusat belanja di lantai dua terminal tidak akan mengganggu perekonomian di sekitarnya lantaran meniliki segmen pasar tersendiri. “Pusat belanja itu khusus penumpang dan pengantar. Akan ada kios-kios batik, handycraft, oleh-oleh dan warung makan untuk melayani penumpang. Jadi jangan dibayangkan seperti mal-mal itu. Ini pusat belanja handycraft,” tegas Walikota, saat ditemui wartawan, di Balaikota, Selasa (8/12).

Sementara itu, desain awal Terminal Tirtonadi, dalam waktu dekat akan diterjemahkan dalam desain secara utuh. Walikota memberi waktu sekitar sebulan bagi Dinas Perhubungan (Dishub) untuk menangani hal itu.

tsa

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…