Selasa, 8 Desember 2009 12:16 WIB News Share :

Pernyataaan SBY soal aksi 9 Desember dinilai ganggu stabilitas negara

Jakarta–SBY harus bisa memilih mana saja informasi intelijen yang patut disampaikan kepada publik. Pernyataan SBY soal aksi 9 Desember hanya menimbulkan kepanikan dan mengganggu stabilitas negara.

“Katanya mantan jenderal, punya pengalaman banyak,” sindir Ketua DPP Partai Gerindra Asrian Mirza, Senin (7/12).

Partai Gerindra meminta SBY tidak mudah mengeluarkan statemen yang memperkeruh suasana. Hal ini akan menimbulkan aura negatif di masyarakat.

“Jangan termakan dengan bisikan-bisikan yang akan merusak,” jelas Asrian.

Asrian menilai SBY seharusnya mendukung aksi di hari antikorupsi sedunia tanggal 9 Desember. Bukan malah membuat statemen yang aneh-aneh.

“Seharusnya buat pernyataan yang menyejukkan, contohnya, marilah kita dukung aksi di hari antikorupsi dan kita akan kawal supaya semuanya bisa berjalan dengan lancar,” terangnya

dtc/isw

lowongan pekerjaan
Fila Djaya Plasindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…