Selasa, 8 Desember 2009 22:50 WIB Sragen Share :

Partai Golkar siap bidik Bupati pada Pilkada 2011


Sragen (Espos)-
-Partai Golkar Kabupaten Sragen menyatakan siap membidik Bupati Sragen pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2011 mendatang dengan mengandalkan koalisi permanen yang dibangun menjelang Pilkada.

Koalisi Partai Golkar dan Partai Amanat Nasional (PAN) di parlemen berpeluang besar menjadi koalisi permanent dalam Pilkada mendatang. Komitmen Partai Golkar Sragen itu disampaikan Ketua DPD II Partai Golkar Sragen terpilih, Agus Fathurrahman saat ditemui Espos, Selasa (8/12), seusai Musyawarah Daerah (Musda) DPP II Partai Golkar Sragen di Sekretariat DPD Partai Golkar Sragen.

Agus Fathurrahman yang juga Wakil Bupati (Wabup) Sragen terpilih kembali menjadi Ketua DPD II Partai Golkar Sragen dengan aklamasi di dukung oleh 100% kader Partai Golkar di Bumi Sukowati.

Wacana koalisi permanen yang bakal dibangun partai berlambang pohon beringin ini mulai tersium dengan hadirnya dua karangan bunga dengan ucapan selamat dan sukses Musda Partai Golkar Sragen dari Ketua DPD PAN Suharna dan Tokoh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Agus Wadoyo yang mengatasnamakan DPRD Provinsi Jawa Tengah.

”Partai Golkar yang hanya memiliki enam kursi di DPRD Sragen tidak memenuhi syarat jika mencalonkan sendiri, sehingga membutuhkan koalisi permanen dengan partai lain. Saya siap membangun koalisi dengan partai lain. Berkaca dari Pilkada 2006, Pilgub 2008 dan Pilpres lalu, bahwa suara Golkar mencapai 87% pada Pilkada 2006. Dalam membangun koalisi itu nanti harus melihat perkembangan politiknya seperti apa,” tegas Agus.

Lebih lanjut Agus enggan memberikan jawaban saat tindak lanjut koalisi Partai Golkar dengan PDIP yang sempat dijalin pada Pilkada 2006 lalu. Kendati demikian, menurut Agus, koalisi di parlemen antara Golkar dan PAN bisa saja terjadi dan berlanjut sampai 2011, karena koalisi tersebut sudah memiliki sembilan kursi. ”Rangkaian bunga selamat dan sukses itu bukan dalam rangka koalisi untuk Pilkada. Kalau PAN jelas, karena koalisi di parlemen, sedangkan karangan bunga dari Agus Wardoyo itu kan karena teman lama,” ujarnya.

Belakangan tercium kabar bahwa Politikus kawakan Agus Fathurrahman dan Agus Wardoyo sempat bersama-sama ke sejumlah daerah. Saat ditanya apakah kegiatan mereka berkaitan dengan Pilkada 2011, Agus membantah dan enggan memberikan jawaban. ”Kegiatan itu hanya main-main saja dengan teman lama, tidak ada kaitannya denga Pilkada 2011,” ujarnya.

Sementara, Sekretaris Pimpinan Musda Partai Golkar Sragen, Giyanto menerangkan, pelaksanaan Musda berjalan lancar dan menghasilkan suara aklamasi 100% memilih calon incumbent. Pada saat penjaringan awal, sempat muncul nama Giyanto yang mendapatkan dukungan empat suara, namun yang bersangkutan mengundurkan diri.

trh

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…