Selasa, 8 Desember 2009 13:20 WIB Ah Tenane Share :

Menghias mulut

8ahtenanePeristiwa ngisin-isinke ini terjadi Sabtu (5/12) lalu di Stadion Manahan Solo. Waktu itu Jon Koplo mengajak istrinya, Lady Cempluk, ikut nonton lomba menghias kue donat sebagai rangkaian kegiatan pemecahan Rekor MURI untuk roti batik terbesar.
Kebetulan yang jadi ketua panitianya masih saudara sendiri sehingga Koplo tampak pethitha-pethithi berlagak tamu undangan.
Duduknya pun pilih yang ngarep dhewe biar dapat minuman dan dhus-dhusan.
Ketika menoleh ke belakang, ternyata yang duduk di bagian itu pada membawa topi kertas, sebuah kue donat besar dan plastikan berisi semacam juruh. Melihat itu, Jon Koplo mbisiki istrinya, ”Bu, njaluka donat ke panitia, wong kabeh pada dikasih donat. Lumayan buat camilan,” bujuknya.
Dasar istri manutan, Cempluk pun langsung mak plencing menuju ke panitia. Sejurus kemudian ia sudah kembali sambil membawa sebuah donat yang langsung dimakannya.
”Bu, kok cuma satu? Lha buat saya mana?” protes Koplo.
”Lha wong sama panitianya cuma dikasih satu kok Malah ini diberi dua until moster barang. Ndhak tau buat apa,” jawab Cempluk sambil themal-themel makan donat kaya wong kaliren. Mereka nggak nggagas babar blas kalau ada beberapa pasang mata memperhatikan sambil mesam-mesem.
Lagi enak-enaknya makan donat tiba-tiba ada seruan dari panitia, ”Ibu-ibu para peserta lomba menghias kue donat, silakan memakai topinya dan memulai menghias donatnya masing-masing…!”
Para peserta yang duduk di situ langsung pating bleber menuju ke belakang sambil membawa donatnya untuk dihias, kecuali Lady Cempluk dan  Jon Koplo yang cuma plonga-plongo, ”We lhadalah! Jebul donat ini tadi untuk dihias ta? Tiwas tak pangan. Mulane panitiane mau ngguya-ngguyu. Aduh Pak…  Pak! Isin aku! Ini gara-gara kamu ndadak kongkonan minta donat barang,” omel Cempluk sambil ngunyluk meninggalkan tempat diikuti suaminya yang cuma bisa pringas-pringis.  Kiriman Imanuell Soegeng Lestari, Jl Babarlayar 2 Danukusuman, Solo

lowongan pekerjaan
SOCIAL KITCHEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Bersenang-Senang

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (13/11/2017). Esai ini karya Sholahuddin, Manajer Penelitian dan Pengembangan Harian Solopos. Alamat e-mail penulis adalah sholahuddin@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini terjadi perubahan secara radikal pada lanskap ekonomi dan bisnis di Indonesia. Sektor bisnis konvensional…