Senin, 7 Desember 2009 18:48 WIB News Share :

Tes Perdes di sejumlah tempat kisruh


Grobogan (Espos)–
Seperti sudah diperkirakan sebelumnya, pelaksanaan tes pengisian perangkat desa (Perdes) yang dilakukan secara serentak di 134 Desa yang ada di Kabupaten Grobogan, Senin (7/12), diwarnai protes dan berlangsung ricuh.

Setidaknya ada dua desa di Kecamatan Penawangan, yakni Desa Karangwader dan Desa Curut yang pelaksanaan tes pengisian Perdesnya berakhir ricuh. Karena sejumlah peserta memprotes hasil pengumuman tes.

Kericuhan tersebut dipicu adanya oknum panitia yang dalam pelaksanaan tes ternyata bekerja sama dengan oknum perangkat desa berbuat curang dengan membocorkan kunci jawaban soal tes kepada salah satu peserta.

“Dari informasi yang kami terima, memang di Desa Karangwader dan Curut tes pengisian Perdes berakhir seperti itu. Sempat ada protes dari peserta bersama warga, karena mereka menilai ada rekayasa oleh oknum panitia dalam pengumuman hasil tes,” terang Kasi Trantib Kecamatan Penawangan, Widodo, Senin (7/12).

Tidak hanya di dua desa di Kecamatan Penawangan yang berakhir kisruh, pelaksanaan tes pengisian Perdes di Desa Bendoharjo, Kecamatan Gabus terpaksa dibatalkan oleh Kades setempat, Budiawan, 40. Demikian juga pelaksanaan tes di Desa Trowolu, Kecamatan Ngaringan dan Desa Pepe, Kecamatan Tegowanu akhirnya dibatalkan.

Alasan pembatalan tes pengisian Perdes Bendoharjo, oleh Kades Budiawan karena panitia telah melanggar Perbup. Pembatalan ini mendapat sambutan meriah dari warga dan tidak diprotes oleh 12 peserta tes.

Menurut Camat Gabus, Tatang Wahyu SH, pembatalan tes di Bendoharjo karena Ketua Panitia, Sujariman SPd melanggar Perbup No 10/2009. Di mana ia membentuk panitia pembantu namun diisi dirinya sendiri. Tidak hanya itu yang mengetik naskah ujian anak Kades sendiri.

rif

Lowongan Pekerjaan
OPERATOR CETAK PT Solo Grafika Utama, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…