Senin, 7 Desember 2009 23:48 WIB Karanganyar Share :

Pedagang Pasar Karangpandan desak sosialisasi


Karanganyar (Espos)–
Pedagang di Pasar Karangpandan mendesak dilakukannya sosialisasi perihal rencana rehab pasar setempat pada tahun 2010. Hal itu karena meski sudah ada kegiatan terkait proyek itu, belum ada pemberitahuan resmi ke mereka.

Menurut salah seorang pedagang, Supadi, 60, Senin (7/12), sosialisasi tersebut penting mengingat kegiatan itu nantinya akan bersinggungan langsung dengan kepentingan mereka selaku pihak yang menempati. Pedagang sendiri, kata dia, hingga saat ini belum menentukan sikap karena masih menunggu kepastian realisasi proyek dari dinas terkait di lingkungan Pemerintah kabupaten (Pemkab) Karanganyar.

Supadi memaparkan, sebagai pemegang hak pakai dirinya tidak akan menolak upaya rehab atau pembangunan Pasar Karangpandan. Namun demikian dia mengingatkan perlunya Pemkab Karanganyar mempertimbangkan aspirasi para pedagang yang menempati. Hal itu agar proyek tersebut nantinya tak hanya menjadi prakarsa sepihak pemerintah yang justru merugikan masyarakat, dalam hal ini pedagang.

Pedagang lain, Darmin, 40, dan Joko Susilo, menyatakan hal serupa. Mereka mengaku penasaran dengan kejelasan rencana rehab Pasar Karangpandan yang sudah sering didengar, namun belum disosialisasikan secara resmi. Disinggung soal respon pedagang terhadap proyek dimaksud, hal itu akan dibicarakan setelah mendapat kepastian tentang benar tidaknya pelaksanaan rehab Pasar Karangpandan.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Disperindagkop & UMKM), Sundoro, menegaskan rehab Pasar Karangpandan termasuk skala prioritas yang diproyeksikan berlangsung tahun 2010. Hal serupa berlaku untuk Pasar Gondangrejo yang kondisinya sangat memrihatinkan dan pembangunannya telah dipersiapkan sejak lama.

try

lowongan pekerjaan
induktorindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…