Senin, 7 Desember 2009 14:45 WIB News Share :

Menko Polhukam
Tidak ada siaga satu

Jakarta–Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto mengatakan, tidak ada perubahan status keamanan menjelang, saat dan setelah aksi memperingati Hari Antikorupsi sedunia pada 9 Desember 2009.

“Tidak ada status siaga satu sehingga tidak perlu ada perlakuan khusus menjelang tanggal 9 Desember 2009,” katanya usai memimpin rapat koordinasi bidang politik, hukum dan keamanan di Jakarta, Senin (8/12).

Ia mengatakan, jumlah aparat keamanan yang dikerahkan akan seperti pada situasi normal. TNI hanya bersiaga di satuannya masing-masing.

“Tidak ada perlakuan khusus,” kata Djoko.

Menko Polhukam menegaskan, pemerintah memberikan ruang bagi kebebasan menyatakan pendapat sebagai bentuk negara demokrasi, karena itu pemerintah mengimbau agar aksi 9 Desember mendatang dapat dilakukan secara damai.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri mengatakan, pihaknya akan memberi ruang untuk menyatakan pendapat asal sesuai dengan norma-norma yang berlaku.

“Intinya menyampaikan aspirasi silakan saja. Kita akan jaga itu agar tetap sesuai dengan tujuan awalnya,” tegasnya.

Bambang mengatakan, Polri mengawal kebebasan mengeluarkan pendapat yang dijamin oleh undang-undang sebagai negara demokrasi. Karena itu, semua pihak hendaknya dapat menghargai dan menghormati satu sama lain.

Ia menambahkan, “semua pihak hendaknya menghormati dan menghargai dan menjaga ketertiban umum.”
Ant/tya

Lowongan Pekerjaan
Kepala Sekolah KB & TKIT Alhikam Delanggu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…