Senin, 7 Desember 2009 16:33 WIB News Share :

Kantor Gubernur Papua Barat dirusak massa Suku Arfak


Papua–
Kantor Gubernur Papua Barat dirusak massa aksi unjuk rasa suku Arfak. Perusakan diduga akibat tidak terpilihnya seorang warga menjadi pimpinan DPRD Papua Barat.

“Diduga karena adanya warga atas nama Obed Ayok tidak terpilih jadi pimpinan DPRD Papua Barat,” kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Agus Riyanto seperti yang dilansir dari detikcom Senin (7/12).

Agus mengatakan, hasil pengecekan langsung di lapangan ditemukan adanya beberapa perusakan yakni kaca pintu dan jendela depan kantor Gubernur pecah, pintu utama jebol, 2 pot bunga hancur, dan beberapa lampu neon di tribun utama hancur.

“Tindak lanjut olah TKP kumpulkan barang bukti dan saksi,” jelasnya.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
Toko Cat Warna Abadi (WAWAWA), informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…