Senin, 7 Desember 2009 10:27 WIB Haji,Internasional Share :

Arab Saudi diminta segera tetapkan plafon pondokan haji 2010

Jakarta–Departemen Agama (Depag) RI berharap Arab Saudi menetapkan harga plafon pemondokan jamaah haji untuk tahun 2010. Mekanisme pasar dalam penentuan harga pemondokan sekarang diharap tak diberlakukan lagi.

“Selama ini pemerintah Saudi baru sebatas menerapkan standar luas meter persegi bagi perjamaah di pondokan,” ujar Amirul Haj 2009 yang juga Sekjen Depag Bahrul Hayat.

Hal itu disampaikan Bahrul seperti rilis yang diterima Media Center Haji PPIH Arab Saudi, Senin (7/12)

Menurut Bahrul, Pemerintah Arab Saudi juga sebaiknya menerapkan standar kualitas kamar, sarana dan prasarana. Misalnya standar untuk kualitas tempat tidur, ruangan serta maksimal penggunaan satu kamar mandi bagi jamaah.

Indonesia dan sejumlah negara lainnya juga mengharapkan adanya penetapan plafon harga tertinggi bagi pondokan pada musim haji. Selama ini, harga pondokan pada musim haji benar-benar diserahkan sepenuhnya pada mekanisme pasar.

Hal itu dikatakan Bahrul terkait penegasan yang selalu diulang Menteri Agama Suryadharma Ali sebelumnya, di mana pihaknya akan berupaya untuk mencari pondokan untuk musim haji tahun depan, yang terjauh maksimal adalah 4 kilometer dari Masjidil Haram.

“Jika tahun ini jarak pondokan terjauh sekitar tujuh kilometer, tahun depan kami akan berupaya maksimal agar yang terjauh hanya berjarak empat kilometer,” tegas Menag saat itu.

Nah agar target itu terwujud, Bahrul menyatakan, pihaknya akan langsung bekerja mencari pondokan untuk muslim haji tahun depan pada bulan Januari 2010 mendatang.

“Kami akan langsung bekerja untuk mencari pondokan-pondokan yang berjarak dengan kualitas pondokan yang bagus atau memadai,” tutur Bahrul.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…