Senin, 7 Desember 2009 21:35 WIB Solo Share :

1.776 desa di Jateng masuk kategori desa tertinggal


Solo (Espos)-
-Sebanyak 1.776 desa di 29 kabupaten wilayah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) masuk kategori desa tertinggal.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) memberikan bantuan Rp 100 juta kepada desa tertinggal.

Penjelasan itu disampaikan Kabid Pengembangan desa/kelurahan dan sosial budaya masyarakat Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Bapermas), Sumirah, ditemui wartawan saat Evaluasi program terpadu Pemberdayaan masyarakat berspektif gender, di Kantor Kelurahan Sangkrah, Pasar Kliwon, Solo, Senin (7/12).

“Kategori 1.776 desa ini tertinggal. Provinsi akan memberikan bantuan dana Rp 100 juta,” ujarnya.

Dia menambahkan, dana tersebut dimaksudkan untuk pengembangan usaha ekonomi produktif masyarakat. Dikarenakan keterbatasan anggaran, bantuan uang itu bersifat stimulus atau rangsangan saja. Diharapkan, ada konstribusi dari sumber-sumber dana lain termasuk swadaya masyarakat.

Sumirah menjelaskan, bantuan dana merupakan program ‘bali ndeso mbangun ndeso’ Gubernur Jateng, Bibit Waluyo. Untuk tahap pertama, telah dicairkan bantuan bagi 350 desa dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan 2009. Bila tidak ada perubahan, tahun 2010 juga akan diberikan bantuan Rp 475 desa, tahun 2011 sebanyak 474 desa dan 2012 sebanyak 476 desa.

Sumirah menyampaikan, pemberian bantuan dana stimulus bidang ekonomi diluncurkan dengan menyeleksi desa-desa yang berhak menerima. Seleksi didasarkan proposal program kegiatan kerja yang diajukan oleh pemerintah desa. <I>Leading sector<I> program yaitu Bapermas provinsi yang lantas menugaskan Bapermas kabupaten untuk melakukan verifikasi proposal desa. “Penelitian dilakukan berjenjang dengan melibatkan camat,” tegas dia.

kur

lowongan pekerjaan
Toko Cat Warna Abadi (WAWAWA), informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…