Minggu, 6 Desember 2009 18:12 WIB Sport Share :

PSS ditahan Perseman 1-1

Yogyakarta–Tim PSS Sleman ditahan Perseman Manokwaridengan angka 1-1 pada pertandingan sepak bola kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia 2009/2010 Grup III di Stadion Maguwoharjo Sleman, Minggu (6/12) sore.

Tim tuan rumah unggul terlebih dulu pada menit 68 melalui tendangan Anang Hadi, namun pada 88 Perseman berhasil menyamakan kedudukan melalui tendangan Luiz Festosa. Pada babak pertama pertandingan didominasi PSS dengan menekan pertahanan lawan. Namun, serangan yang dilancarkan pemain PSS gagal menghasilkan gol. Perseman yang cenderung bertahan dan hanya mengandalkan serangan balik juga tidak mampu mencetak angka.

Memasuki babak kedua, pemain PSS gencar melancarkan serangan, dan pada menit 68 tendangan Anang Hadi meneruskan umpan Agus Purwoko gagal diantisipasi kiper Perseman Muklis Sahron sehingga bola masuk gawang.

Tertinggal satu angka membuat pemain Perseman meningkatkan tempo permainan dan dua menit menjelang pertandingan berakhir tendangan
Luiz Festosa berhasil menjebol gawang PSS yang dijaga Barep Wahyu sehingga kedudukan berubah menjadi 1-1.

Kedudukan imbang bertahan hingga wasit Dery Koswara dari Sukabumi meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.

Pada pertandingan yang disaksikan sekitar 5.000 penonton itu wasit mengeluarkan dua kartu kuning untuk pemain Perseman, masing-masing George Oyedepo dan Dulsan Letaluhu. Pelatih PSS Sleman Yance Metmey usai pertandingan mengatakan, kecewa dengan hasil yang diraih timnya, karena pemain tidak dapat mempertahankan keunggulan angka hingga pertandingan berakhir.

“Seharusnya pemain mengamankan angka yang telah diraih sehingga mampu memenangi pertandingan. Namun, mereka gagal mempertahankannya sehingga lawan berhasil mencetak gol untuk menyamakan kedudukan,” katanya.
Ant/tya

LOKER SOLO
Siapa Mau Kerja di Dealer ASTRA, Cek Syaratnya di Sini, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Kids Zaman Now Membaca Media Cetak?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (12/2/2018) dan Harian Bisnis Indonesia edisi Sabtu (10/2/2018). Esai ini karya Lahyanto Nadie, pengampu Manajemen Media Massa di Kwik Kian Gie School of Business dan pengurus Yayasan Lembaga Pers dr. Soetomo Jakarta. Solopos.com,…