Minggu, 6 Desember 2009 19:33 WIB News,Issue Share :

Menbudpar
Film (Balibo) tetap diputar, aparat kalau perlu bertindak

Jakarta–Menteri Kebudayaan dan Pariwisata (Menbudpar) Jero Wacik menyesalkan beberapa pihak yang tetap memutar film ‘Balibo’. Menbudpar meminta aparat berwajib bertindak jika film itu tetap diputar.

“Kalau film itu sudah dilarang ya mestinya jangan diputar lagi dong. Kalau diputar itu kan pelanngaran. Semestinya pihak yang berwajib bertindak aktif melarang pemutaran film tersebut. Kalo perlu bertindak,” ujar Jero.

Hal itu disampaikan Jero di sela-sela Rapimnas Partai Demokrat (PD) di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Minggu (6/12).

Jero meminta aparat proaktif melarang film yang diputar itu. Karena film ini dinilainya melukai harga diri Indonesia dan mencemarkan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

“Yang digambarkan di film itu kan tidak sesuai dengan versi kejadian aslinya. Itu hanya versi orang Australia. Lagi pula yang saya tahu hasil dari komisi rekonsiliasi indonesia dan Timtim sepakat untuk tidak melihat masa lalu,” ujar dia.

Film Balibo merupakan film produksi Australia. Film ini mengisahkan terbunuhnya lima wartawan Australia oleh militer Indonesia ketika meliput insiden Balibo di Timor Timur pada 1975.
dtc/tya

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…