Minggu, 6 Desember 2009 20:31 WIB News Share :

Mas-Mbak Jateng jadi Duta Wisata 2009

Ambon–Pasangan Arief Rizky Bakhtiar (Mas Jateng 2009)-Arifathul Uliana (Mbak Jateng 2009) terpilih sebagai Duta Wisata Indonesia 2009 pada “grand final” yang berlangsung di Hotel Aston Natsepa, Kota Ambon, provinsi Maluku Sabtu (5/12) malam.

Kemenangan keduanya menyisipkan dua pasangan lain yang lolos ke babak tiga besar dan menjadi pesaing terberat mereka yakni Edward Tosio F Siahaan (Jaka Sumut 2009) – Yudith Andini A Manurung (Dara Sumut 2009) dan Yulianto Wibisono (Kang Banten 2009)- Novi Nurul Fatimah (Nong Banten 2009).

Pasangan Yulianto Wibisono-Novi Nurul Fatimah menjadi runner-up I, sedangkan pasangan Edward Tosio F Siahaan-Yudith Andini A Manurung menjadi runner-up II.

Panitia juga menetapkan juara untuk enam kategori lainnya yakni kategori Juri Wisata prize diraih pasangan Andi Achmad Zabil Al Iqhsan (Tommuane Malaqbi Sulawesi barat 2009) dan Asrida (Tobaing Malaqbi Sulawesi Barat 2009), Best Promotion Wisata diraih pasangan Kalimantan Tengah yakni Feronard As Bangas (Putra Pariwisata Kalteng 2009)- Marthina (Putri Pariwisata Kalteng 2009).

Sedangkan untuk kategori Duta Wisata perdamaian diraih duta dari Maluku yakni Freddy Karel Souhoka (Mungare Maluku 2009)-Vega Pauline Tanihatu (Jujaro Maluku 2009), Duta Wisata Persahabatan diraih pasangan Dicky A-Maria Agustina M (Raka-Raki Jatim 2009).

Ketegori Duta Wisata Penampilan Terbaik diraih Daeng-Dara Sulawesi Selatan AM. Imran Zulkarnain-Arisya Fitri Nugraha dan kategori Duta Wisata Intelegensia diraih Bujang-Dara Katulistiwa Kalimantan Barat (Kalbar) Jovinus Jani Jason-Rina Kurnia Bhakti.

Sebelumnya, 10 pasangan dinyatakan lolos ke babak 10 besar yakni pasangan Niky Rahardianto-Rizani Sonesa (Bujang-Dara Riau 2009), Muhammad Setia Novandi-Mutia Rohmy Sari Suleman (Uti-Nou Gorontalo 2009), Haris Siddiq-Vivi Anggraeni (Agam-Inong Aceh 2009), Johan Albert Piter Ginuny-Jean HS Kavoi (Putra-Putri Pariwisata Papua 2009), Doni Andrivali A-Wimayase Rustam (Bujang-Gadis Sumatera Selatan 2009).

Selain itu, pasangan La Ode Muhammad Sofyan Nurhasan-Sitti Nur Wahidah M (Anandonia-Lu Ale Sulawesi Tenggara 2009), Herru Prayoga-Sherly Astura (Bujang-Dayang Bangka Belitung 2009), Edward Tosio F Siahaan-Yudith Andini A Manurung (Jaka-Dara Sumatera Utara 2009), Yulianto Wibisono-Novi Nurul Fatimah (Kang-Nong Banten 2009), Arief Rizky Bakhtiar-Arifathul Uliana (Mas-Mbak Jawa Tengah 2009).

Setelah dilakukan penilaian oleh enam orang tim juri, yang merupakan pengamat dan peninjau pariwisata dalam dan luar negeri, akhirnya tiga pasangan dinyatakan lolos untuk bersaing di babak berikutnya yakni Edward Tosio F Siahaan-Yudith Andini A Manurung (Jaka-Dara Sumatera Utara 2009), Yulianto Wibisono-Novi Nurul Fatimah (Kang-Nong Banten 2009), Arief Rizky Bakhtiar-Arifathul Uliana (Mas-Mbak Jawa Tengah 2009).

Pada putaran terakhir tiga pasangan itu diberi pertanyaan yang sama menyangkut hubungan antara perkembangan dunia pariwisata dengan stabilitas hukum dan berdasarkan jawaban tiga pasangan mereka, juri akhirnya menetapkan pasangan Arief Rizky Bakhtiar-Arifathul Uliana sebagai Duta Wisata Indonesia 2009.

Pasangan ini dinilai mampu menjawab pertanyaan juri hanya dalam tempo 20 detik dengan menggunakan bahasa Idonesia dan Bahasa Inggris, di mana keduanya beranggapan Pariwisata di suatu negara akan berkembang jika stabilitas hukum terjamin.

Pasangan Duta Wisata Indonesia 2008 Nur Putra Rakhmadani-Yuli Yanti (Nanang-Galuh Banjar Kalimantan Selatan) dipercayakan untuk menetapkan pemenang dengan menyematkan kain “Duta Wisata Indonesia 2009” kepada Keduanya, sedangkan Dirjen Destinasi dan Pengembangan Pariwisata Departemen Kebudayaan dan Pariwisata (Depbudpar) Firmansyah Rachim menyerahkan tropy kepada pemenangnya.

Pemilihan Duta Wisata Indonesia yang diselenggarakan Yayasan Duta Wisata Indonesia untuk ke-4 kalinya itu bekerjasama dengan Depbudpar tersebut diikuti pasangan dari 21 provinsi di Tanah air dan diharapkan menjadi ajang promosi pariwisata Indonesia ke mancanegara.
Ant/tya

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…