Minggu, 6 Desember 2009 20:56 WIB Sragen Share :

Dewan
Publikasikan ranking hasil tes CPNS

 
Sragen (Espos)–Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Sragen sebagai lembaga pelaksana seleksi CPNS 2009 diminta segera mengumumkan hasil tes CPNS paling lambat tiga hari pascadilaksanakannya tes CPNS, yakni terhitung sejak Minggu (6/12).

Pengumuman hasil tes CPNS itu diminta dipublikasikan berdasarkan urutan ranking, sehingga ada jaminan adanya transparansi dalam seleksi CPNS tahun ini. Desakan tersebut disampaikan anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) Sragen, Aris Surawan kepada Espos, Minggu (6/12).

Menurut Aris, yang juga Sekretaris Komisi IV DPRD Sragen, tanpa ada publikasikan ranking hasil tes CPNS, maka transparansi dan bebas kolusi korupsi dan nepotisme dalam penyelenggaraan seleksi CPNS tidak akan terjadi alias non sense.

“Publikasi ranking hasil tes CPNS itu merupakan jaminan bahwa panitia seleksi CPNS Sragen benar-benar transparan dan tidak ada KKN. Penyelenggaraan seleksi CPNS di Sragen ini sebenarnya kalah bila dibandingkan dengan daerah lain di Soloraya. Banyak daerah di Soloraya yang berani mengumumkan hasil tes CPNS berdasarkan ranking. Dengan teknologi sekarang, hasil tes CPNS harus bias diketahui dalam waktu 2-3 hari,” ujarnya.

Jika melebihi tenggat waktu itu, ujarnya, maka potensi para calo CPNS bermain sangat besar, apalagi sudah banyak rumor yang berkembang bahwa setiap peserta CPNS tahun ini sudah ditawari uang senilai puluhan juta rupiah, bahkan sampai ratusan juta rupiah. Rumor itu, kata dia, merupakan pemicu bahwa dalam penyelenggaraan seleksi CPNS tahun ini ada indikasi KKN, baik oleh calo maupun mafia seleksi CPNS.

Sebelumnya Sekretaris Daerah (Sekda) Sragen, Kushardjono didampingi Kepala BKD Sragen, Wahyu Widayat, perwakilan Dinas Pendidikan (Disdik) Sragen dan pemantau tes CPNS dari BKD Provinsi Jawa Tengah melakukan supervisi ke sejumlah lokasi pelaksanaan tes CPNS.
trh

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…