Minggu, 6 Desember 2009 15:59 WIB News Share :

Ayo, donasikan koin untuk Prita

Jakarta–Baru sehari dibuka, Posko Koin Peduli untuk Prita Mulyasari sudah mendekati angka Rp 1 juta. Bagi masyarakat yang ingin membantu beban terdakwa pencemaran nama baik RS Omni tersebut, inilah waktu yang tepat.

“Kami mengajak semua orang yang tergerak hatinya untuk membantu Ibu Prita. Silahkan langsung antar koin sendiri, ini akan sangat berarti bagi dirinya,” kata koordinator Posko Koin Peduli, Ade Novita saat dihubungi, Minggu (6/12).

Posko Ade beralamat di Komplek PWR Jl Margaswatwa, No 60 Jati Padang, Ragunan, Jakarta Selatan. Untuk Jabodetabek, ada 8 posko yang tersebar di berbagai wilayah. Mulai dari Bogor, Bintaro, Tangerang, Sawangan hingga Cibubur.

Sementara itu di luar Jakarta juga didirikan 4 posko. Posko-posko itu terletak di Medan, Yogyakarta, NAD dan Surabaya.

Menurut Ade, ia dan rekan-rekan yang lain memang sengaja hanya fokus pada pengumpulan koin. Bagi Ade, di koin ada nilai rupiah terkecil yang membuat siapa pun pasti bisa ikut membantu menyumbang.

“Kemarin ada bapak-bapak yang hanya bisa sumbang Rp 1000. Office boy teman saya juga senang karena dia bisa ikut bantu. Dengan koin, tidak ada lagi ketimpangan menyumbang antara yang kaya dan miskin,” papar Ade.

Ade berharap, aksi ini setidaknya dapat mengurangi kesedihan Prita. “Ibu Prita nggak usah sedihlah,” pinta Ade yang mengaku sangat ingin bertemu langsung dengan Prita.

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, jumlah koin sudah hampir mendekati Rp 1 juta. Di posko Jati Padang, sudah terkumpul Rp 704.000. Di Bintaro baru ada Rp 100.000, di Tebet ada Rp 54.000.

Sementara itu di luar Jakarta, pergerakan jumlah koin memang cukup lambat. Diduga hal itu terjadi karena kurangnya informasi seputar aksi ini. Tergerak hati untuk menyumbang sebagian kecil dari uang yang kita punya bagi Prita? Inilah saatnya.
dtc/tya

lowongan pekerjaan
induktorindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…